Gelar Muscab V, AAI Pekanbaru Buka Penjaringan Calon Ketua

Ketua OC Musda V AAI Pekanbaru, Gusri Putra Dodi.(Istimewa)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Advokat Indonesia Kota Pekanbaru akan menggelar Musyawarah Cabang V pada Jumat (9/4) mendatang. Jelang itu, panitia telah membuka penjaringan calon Ketua AAI Pekanbaru untuk masa bakti 5 tahun ke depan.

“Kita membuka pendaftaran calon ketua itu selama 3 hari, mulai hari ini, Senin (5/4) hingga Rabu (7/4) mendatang. Pada 7 April pukul 00.00 WIB, kita akan tutup pendaftaran,” ujar Gusri Putra Dodi selaku Ketua Organizing Committee (OC) Muscab V AAI Pekanbaru, Senin sore.

Menurut Gusri, proses penjaringan akan mengacu pada Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang berlaku. Termasuk syarat calon ketua.

Gusri kemudian menyampaikan beberapa syarat pencalonan. “Yang ingin menjadi calon ketua, keanggotaan AAI-nya harus minimal 5 tahun, dan memiliki kantor hukum sendiri. Calon (ketua) juga harus berdomisili di Pekanbaru,” sebut Gusri.

“Untuk informasi lebih lanjut, bakal calon bisa menghubungi panitia,” lanjut dia.

Nantinya, OC akan memverifikasi syarat dari bakal calon. Jika sesuai, proses penjaringan dilanjutkan ke tahap berikutnya.

“Setelah itu, panitia akan verifikasi apakah pencalonan ini sesuai dengan AD/ART. Kalau sesuai, mereka akan menjadi calon. Kalau tidak, panitia punya kewenangan untuk menggugurkan pencalonan atau mendiskualifikasi,” tegas Gusri Putra Dodi.

Gelaran muscab sendiri, kata dia, akan dilaksanakan pada Jumat mendatang. Muscab akan dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Pekanbaru.

“Hari Jumat, pada pukul 14.00 WIB, akan digelar Muscab AAI Pekanbaru,” imbuh dia.

Dalam kesempatan itu, Gusri berharap anggota AAI Pekanbaru turut menyukseskan pelaksanaan muscab tersebut. Dia juga berharap kepada para advokat yang merasa memenuhi syarat sebagai ketua, untuk segera mendaftarkan dirinya ke panitia.

“Bagi rekan-rekan yang telah memenuhi kriteria maju sebagai calon ketua, kita sangat welcome sekali dan menunggu pendaftarannya,” tutur dia.

“Muscab akan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” sambungnya menutup.

Penulis : Dodi Ferdian