Minamas Plantation Komitmen Cegah Karhutla di Kabupaten Siak

  • Whatsapp
Perwakilan Minamas hadir dalam apel pencegahan Karhutla bersama Upika Tualang

HALUANRIAU.CO, SIAK-Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mengatasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi tiap tahunnya, Minamas Plantation juga turut serta secara aktif mengambil langkah-langkah preventif seperti berkoordinasi dengan masyarakat sekitar dan aparat berwenang, mengaktifkan Masyarakat Peduli Api (MPA), melakukan antisipasi dini di sekitar area operasional Minamas di Kecamatan Tualang Kabupaten Siak Riau.

Memasuki musim kemarau pada awal tahun 2021 ini, tim pemadaman kebakaran di seluruh unit usaha Minamas Plantation termasuk PT Aneka Inti Persada (PT AIP) di kabupaten Siak – Riau, bersiaga menghadapi kebakaran lahan di musim kemarau yang salah satunya dengan mengadakan persiapan dini melalui sosialisasi dan pelatihan kebakaran yang berkolaborasi dengan Upika Tualang, Ujar Hamdan Sitorus pengawas Areal Minamas kepada awak media usai Apel Kesiapsiagaan cegah Karhutla di Kota Perawang Selasa (9/2) pagi.

Hamdan Sitorus menjelaskan , Minamas Group siap untuk mendukung Program Pemerintah dalam mencegah terjadinya Karhutla, untuk peralatan pemadaman dan personil telah kita siapkan sejak jauh hari.

“Terkait Peralatan Pemadam, perusahaan telah membeli peralatan baru terkait pemadaman Api sesuai dengan peraturan perundang-undangan “, ujar Hamdan Sitorus.

“Kita fokuskan durasi 5 Km dari wilayah Perusahaan akan kita pantau secara maksimal agar tidak terjadi kebakaran lahan, namun apabila terjadi Karhutla di luar wilayah Perusahaan kita , pada prinsipnya kita siap untuk membantu proses pemadaman , ujarnya.

Untuk saat ini di wilayah Perusahaan Minas masih Nihil Hot Spot, dan pihaknya menghimbau kepada karyawan agar tidak membakar dan membuang puntung rokok di wilayah yang kering karena berpotensi terjadknya kebakaran lahan dimusim kemarau ini.

“Lebih baik kita sama-sama mencegah terkait kebakaran lahan ini dari pada nantinya kita berjubaku dengan api yang telah membakar lahan , apalagi lahan gambut akan sangat sulit untuk proses pemadamannya, ujar Hamdan Sitorus mengakhiri.

 

 

Reporter: Dolly Sandro

Comments

Pos terkait