Karhutla Terjadi di Siak, Edwar Sanger: Terjadi Transisi Perubahan Cuaca Hingga Akhir Maret

  • Whatsapp
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kampung Busur, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak ,Provinsi Riau.

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mulai terjadi di Kabupaten Siak, tepatnya di Sungai Apit, setelah dalam beberapa hari ini masuk masa transisi cuaca ke musim panas, dari musim hujan. Untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran yang lebih luas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, mengkoordinasikan dengan BPBD Siak dan perusahaan untuk melakukan pemadaman.

Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger, mengatakan, pihaknya telah mendapatkan laporan Karhutla di Siak beberapa hari ini. Dan lahan yang terbakat tersebut sudah dilakukan pemadaman agar tidak meluas. Termasuk meminta banguan kepada perusahaan swasta melakukan pemadaman, dengan hely perusahaan.

“Lahan yang terbakar di Siak memang ada, dan sudah dikoordinasikan. Dan kita belum dapat laporang secara detilnya, tapi sudah dilakukan pemadaman. Sudah dikoordinasikan bersama dunia usaha seperti Sinar Mas juga ikut membantu. Kita tetap mengantisipasi terjadinya Karhutla ditahun ini,” ujar Edwar Sanger, Senin (8/2).

Dijelaskan mantan Pj Walikota Pekanbaru ini, memasuki bulan Februari ini, terjadi transisi perubahan cuaca musim hujan ke musim panas. Namun perubahan cuaca ini tidak berlangsung lama, dan kembali akan terjadi musim hujan di akhir bulan Maret.

“Kalau dari BMKG informasinya masih dalam masa transisi cuaca, untuk fase pertama masuk musim panas. Dan curah hujan mulai menurun, sekitar bulan Maret akhir atau awal April kembali masuk musim hujan. Jadi kita perlu antisipasi dari sekarang,” katanya.

Lebih jauh dikatakan Edwar Sanger, pemerintah pusat melalui Kementrian Kehutanan dan lingkungan hidup, juga telah mengadakan rapat bersama pihaknya untuk mengantisipasi terjadinya Karhutla di tahun 2021 ini. Dan di Riau sendiri jika telah terjadi Karhutla yang meluas akan menetapkan status siaga darurar Karhutla.

“Untuk antisipasi kebakaran lebih luas, sudah dilakukan koordinasi dengam KLHK dan Mekopolhukam, terkait dengan Karhutla. Sekarang di Riau Karhutla baru di Siak dan bisa diatasi, untuk bantuan dari pusat belum. Karena kita belum tetapkan status Karhutla, bantuan dari pusat biasanyakan kalau ada status di beberapa Kabupaten Kota, dan kita menetapkan status. Sekarang kita masih tetap antisipasi Karhutla dengan melibatkan BPBD kabupaten kota, agar tidak meluas dan cepat diatasi,” kata Sanger.

 

 

Reporter: Nurmadi

Comments

Pos terkait