Polemik Pemadaman PJU di Pekanbaru, Kejaksaan Siap Mediasi Pemko dan PLN

  • Whatsapp
Kasi Datun Kejari Pekanbaru Ridwan Dahniel.(Istimewa)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Kejaksaan Negeri Pekanbaru menyatakan kesiapannya untuk memediasi antara PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dengan Pemerintah Kota Pekanbaru. Itu terkait tunggakan pembayaran yang berujung pada pemadaman Penerangan Jalan Umum di sejumlah ruas jalan di kota tersebut.

Hanya saja, proses mediasi itu bisa dilakukan apabila ada permohonan. Dari sanalah, pimpinan Korps Adhyaksa itu akan menerbitkan surat perintah sebagai mediator.

“Kita ada permohonan dulu, baru kita bisa melakukan (mediasi). Karena (mediasi) itu kan berdasarkan surat perintah dari pimpinan atas permohonan dari PLN-nya, sebagai mediator,” ujar Kepala Kejari (Kajari) Pekanbaru, Andi Suharlis melalui Kepala Seksi (Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Ridwan Dahniel, Selasa (2/2).

Sejauh ini, kata Ridwan, pihaknya belum ada menerima permohonan mediasi itu. Sehingga selaku Jaksa Pengacara Negara (JPN), pihaknya belum bisa melakukan mediasi ataupun penagihan.

“Sampai saat ini, kita belum ada menerima permintaan resmi dari pihak PLN terkait upaya mediasi atau bantuan penagihan,” sebut dia.

Kendati begitu, kata dia, pihaknya selalu siap, jika nanti sewaktu-waktu ada permintaan mediasi antara pihak PLN dengan Pemko Pekanbaru.

“Kita selalu siap jika memang ada permintaan. Karena sejauh ini kita baru hanya menerima surat tembusan dari pihak PLN yang ditujukan ke Pemko Pekanbaru,” tegas Ridwan.

Saat ditanyakan, apakah pihaknya bisa melakukan mediasi tanpa adanya permohonan, Ridwan mengatakan hal itu tidak bisa. “Kalau kita bergerak sendiri (tanpa adanya permohonan,red), itu namanya ilegal,” kata dia.

“Secara administrasinya, secara formalnya, kita harus menerbitkan surat perintahnya (setelah ada permohonan),” sambung Ridwan Dahniel menutup.

Diketahui, sejumlah ruas jalan di Kota Bertuah gelap gulita pada malam hari, karena pemadaman PJU oleh pihak PLN. Pemadaman itu terlihat, di antaranya terjadi di ruas Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Kaharuddin Nasution, Jalan Tuanku Tambusai, dan Jalan Yos Sudarso. Kondisi ini sudah berlangsung sejak Minggu (31/1) kemarin.

Pemadaman itu dilakukan karena adanya tunggakan pembayaran PJU oleh pihak Pemko Pekanbaru, dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub).

Informasi yang didapat, nilai total tagihan pembayarannya itu mencapai Rp12 miliar. Angka ini merupakan akumulasi besaran tagihan mulai bulan Oktober 2020 sampai Januari 2021. Rp12 miliar itu merupakan tunggakan setelah dikurangi cicilan yang sudah dibayarkan pihak Pemko Pekanbaru.

Tahun 2018 lalu, kejadian serupa juga terjadi. Untuk menyelesaikan masalah itu, Kejari Pekanbaru mempertemukan Pemko Pekanbaru dengan PT PLN. Dari mediasi itu disepakati PJU yang sempat padam dalam beberapa hari terakhir, kembali nyala.

Penulis : Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait