Pembahasan Pemekaran Desa Jangan Ada yang Ditutup-tutupi, Syahrial: Yang Diusulkan Masyarakat Harus Disampaikan Saat Rapat

  • Whatsapp
Syahrial

HALUANRIAU.CO, BENGKALIS – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis, Syahrial memberi apresiasi kepada Komisi I dan Bapemperda yang terus melakukan rapat pemekaran sebagian wilayah di Kabupaten Bengkalis.

“Kita patut memberikan apresiasi kepada Komisi I DPRD, OPD, pihak kecamatan maupun pihak desa. Memang dengan kondisi masih dalam pandemi Covid-19 tidak bisa dilaksanakan sewaktu-waktu. Pada hari ini rapat itu kembali dilanjutkan, yang dihadiri beberapa orang camat dan kepala desa,” ungkap Syahrial, Selasa (2/2/2021).

Camat yang hadir pada rapat pemekaran ini adalah Rupat Utara, Tualang Muandau, Siak Kecil dan Bukit Batu. Diutarakan Syahrial, kehadiran camat dan kepala desa ii diharapkan bisa bersama-sama menggali sejauh mana keinginan dan antusias masyarakat berkaitan dengan pemekaran desa dan kelurahan.

“Kita inginkan dalam pembahasan yang kedua ini, jangan ada yang ditutup-tutupi. Apa yang diusulkan dari masyarakat itu yang harus dibuka saat rapat. Kalau nanti tereliminir, contohnya tidak bisa dimekarkan, kita dari pihak dewan akan menjelaskan karena apa. Jangan dari awal sudah dibendung tetapi tidak kelihatan usulannya,” ungkap Wakil Ketua DPRD Bengkalis dari Fraksi Golkar ini.

Masih menurut Syahrial, terkait pemekaran ini, kembali mencontohkan seperti di Kecamatan Rupat Utara, misalnya di Tanjung Medang, Titi Akar dan Putri Sembilan yang ingin melakukan pemekaran.

“Saat rapat berlangsung diharapkan ini harus dipaparkan di forum. Pulau Rupat menjadi fokus kita, karena ke depan Rupat ini kepentingan secara nasional maupun daerah tinggi, Rupat secara pulau itu ada 4 titel yang diberikan dari pusat, diantaranya Kawasan Startegis Pariwisata Nasional (KSPN) dan Kawasan Startegis Nasional Tertentu (KSNT),” pungkasnya.

 

 

Reporter: Usman Malik

Comments

Pos terkait