Ada Upaya Paksa Pengambil Alihan Partai Demokrat, Kader, Eks Kader dan Pejabat Tinggi Pemerintahan Diduga Terlibat

  • Whatsapp
Ketua Umum Partai Demokrasi, Agus Harimujti Yudhoyono saat menggelar kinferensi Pers di Kantor DPP Demokrat, Senin (1/2) terkait adanya upaya pengambil alihan secara paksa partai Demokrat

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimukti Yudhoyono menyatakan bahwa ada gerakan politik untuk melakukan upaya paksa pengambil alihan partai Demokrat secara Inkonstitusional.

Hal tersebut disampaikannya dalam konferensi Pers yang digelar di DPP P{artai Demokrat Jalan Proklamasi Jakarta, Senin (1/2).

Pria yang biasa disapa AHY ini menyebutkan upaya upaya yang dilakukan untuik pengambil alihan secara paksa partai Demokrat tersebut diduga dilakukan oleh pejabat tinggi pemerintahan yang berada di lingkaran Istana dan saat ini memiliki jabatan penting di pemerintahan. Langkah ini juga sudah didukung oleh beberapa orang menteri di kabinet Jokowi.

“Kami tetap memiliki prasangka baik bahwa tidak mungkin pejabat tinggi pemerintahan melakukan haol itu, makanya kami mengirimkan surat langsung kepada Presiden Jokowi untuk mempertanyakan masalah tersebut, ucap Agus yang didampingi Dewan Penasehat Partai Demokrat Hinca Panjaitan, Sekretaris Umum dan dewan pertimbangan.

Menurut Agus, upaya pengambilan paksa partai Demokrat ini diketahui dari informasi yang disampaikan oleh para Kader dan juga non kader yang secara langsung juga diajak untuk melakukan gerakan inkonstitusional tersebut, bahkan ada yang sudah langsung bertemu dengan pejabat tinggi pemerintahan yang dimaksud untuk mendapatkan penjelasan gerakan tersebut.

Diungkapkan juga oleh AHY, ada lima orang yang mendalangi gerakan pengambil alihan ini yakni; oknum kader partai Demokrat aktif, satu orang kader yang sudah enam tahun tidak aktif, mantan kader partai Demokrat yang dipecat secara tidak hormat 9 (sembilan) tahun lalu karena menjalankan hukuman akibat terlibat korupsi, kader yang keluar 3 (tiga) tahun yang lalu dan oknum pejabat tinggi pemerintahan yang berada di luar partai yang saat ini sedang dimintakan konfirmasi kepada Presiden Jokowi.

“Alhamdulillah, kader Demokrat baik itu Ketua DPD Partai Demokrat di 34 provinsi, ketua DPC Demokrat di 514 kabupaten/kota di Indonesia, sudah menyatakan sikap untuk kesetiaan dan kebulatan tekad terhadap pimpinan partai Demokrat yang ada saat ini, tegas AHY.

Dijelaskan AHY, upaya untuk pengambilan alihan ini dilakukan dengan mengumpulkan kader, mantan kader serta pihak lainnya di luar partai Demokrat untuk melaksanakan Kongres Luar Biasa (KLB) yang akan terlaksana jika memang sudah terkumpul 360 pemilik suara 8umtuk menjatuhkan pengurus yang ada saat ini.

Disebutkannya, gerakan ini sudah dilakukan secara sistimatis dan terstruktur.

“Kami akan pertahankan kehormatan partai ini, dan permasalahan ini akan membuat Demokrat semakin kuat, tegas AHY lagi.

Disampaikan mantan Mayor TNI ini, permasalahan ini menjadi pelajaran bagi semuanya karena bisa hal ini terjadi pada partai politik lainnya.

“Saya berikan apresiasi kepada para kader Partai Demokrat dan juga non kader yang telah memberikan informasi gerakan manuver politik ini, sehingga partai bisa menyiapkan langkah langkah untuk mengantisipasinya, tambah AHY.

 

Comments

Pos terkait