Bayi 18 Bulan Hangus Terbakar di Bandar Petalangan

  • Whatsapp

HALUANRIAU.CO, BANDAR PETALANGAN-Bayi berusia 18 bulan tewas terbakar karena diduga ditinggal kakaknya. Tragisnya lagi, bayi tersebut terbakar saat sedang terlelap dalam ayunan.

Peristiwa tragis itu terjadi saat api melahap dua unit rumah di kecamatan Bandar Petalangan Kabupaten Pelalawan, Sabtu (20/1) kemarin.

Dugaan sementara kebakaran tersebut terjadi dari obat nyamuk bakar.

Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Wijadmiko menyatakan, peristiwa itu pertama kali disaksikan oleh warga, Tasman ini

“Saksi pertama melihat peristiwa kebakaran seorang warga bernama Tasman dari jarak sekitar 50 meter dari lokasi. Tasman bersama Padli menuju lokasi kebakaran, berusaha padamkan api yang membakar bagian dalam rumah,” katanya seperti yang dilansir suara.com.

Warga sebenarnaya sudah berupaya untuk menyelematkan bocah malang tersebut, namun nyawanya tidak terselatkan karena memang sudah terlambat diketahui. Balita itu akhir nya menghembuskan nafas terakhirnya dengan luka bakar di tubuhnya.

“Kakak kandung korban bernama Riki menyampaikan, sebelum kebakaran terjadi dia meninggalkan adiknya keadaan tidur di ayunan dan membakar obat nyamuk yang diletakkan di bawah ayunan sebelum pergi menjaga warung yang berada di sebelah rumahnya,” kata Indra.

Sementara, ayah dan ibu korban sedang pergi berbelanja ke pasar Sorek.

Pemadaman api menggunakan 2 unit mobil Damkar milik Kecamatan Pangkalan Kuras dibantu PT Musim Mas bersama masyarakat sekitar. Api berhasil dipadamkan dan jenazah korban dievakuasi menuju rumah keluarganya yang terletak tidak jauh dari lokasi kebakaran.

“Kebakaran yang menghanguskan dua petak rumah penyebabnya pastinya masih dalam penyelidikan,” tambah dia.

 

 

Sumber: suara.com

Comments

Pos terkait