Bersama OK Tabrani Pimpin LAMR Pekanbaru, Muspidauan : Kita Siap Kawal Kebijakan Pemko

  • Whatsapp
Penyampaian sambutan pada Musdalub II LAMR Pekanbaru.(Internet)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – OK Tabrani dan Muspidauan terpilih secara aklamasi untuk memimpin Lembaga Adat Melayu Riau Kota Pekanbaru dengan masa khikmad 2021-2026. Ke depan, LAMR Pekanbaru menyatakan siap mengawal kebijakan pemerintah kota setempat.

Keduanya terpilih dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) II. Kegiatan itu dilaksanakan di salah satu hotel di Pekanbaru, Minggu (24/1).

OK Tabrani dipercaya sebagai Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Kota Pekanbaru. Sedangkan Muspidauan ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kota Pekanbaru.

Datuk Taufik Tambusai mengatakan, pelaksanaan Musdalub II tersebut berjalan dengan lancar dan aman. Dengan terpilihnya OK Tabrani dan Muspidauan, LAMR Pekanbaru diharapkan bisa bermitra dengan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dan bisa bersinergi dengan lembaga lainnya.

“Tentunya kita sangat berharap dengan kepengurusan LAMR Kota Pekanbaru yang baru ini bisa mengangkat harkat dan martabat masyarakat Kota Pekanbaru ke depannya,” ujar Ketua Steering Committe (SC) Musdalub II LAMR Pekanbaru itu.

Di tempat yang sama, Muspidauan mengajak semua pihak khususnya para pengurus tingkat kecamatan di Pekanbaru untuk saling membahu membesarkan LAMR Pekanbaru, sehingga diperhitungkan oleh seluruh organisasi yang ada di Riau.

“Kita (LAMR Pekanbaru,red) berkeinginan untuk mengangkat marwah anak kemenakan di Bumi Melayu, khususnya di Kota Pekanbaru,” ungkap Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Humas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau itu.

Dia juga mengatakan, LAMR Pekanbaru akan mengawal kebijakan yang akan dikeluarkan oleh Pemko Pekanbaru, termasuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) warga Kota Pekanbaru.

“Apalagi LAMR sudah ada Perdanya di Pekanbaru, yaitu Perda Nomor 1 tahun 2012, dan LAMR Pekanbaru juga akan memberikan warna kepada pemerintah kota. Kita akan memberikan usulan-usulan untuk pembangunan dan peningkatan sumber daya manusia,” kata pria yang akrab disapa Mus itu

Ke depannya, sebut Mus, pihaknya akan kembali memunculkan ciri khas Melayu yang saat ini telah mulai memudar, seperti masakan hingga kesenian Melayu. Penempatan tenaga kerja lokal di perusahaan yang ada di Kota Bertuah, juga akan mendapat perhatian pengurus LAMR Pekanbaru.

“Ini harus diperhatikan bersama. Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 39 tahun 2016 bahwa perusahan yang ada di Pekanbaru harus mengutamakan tenaga kerja lokal,” tegas Muspidauan.

Dalam pelaksanaan Musdalub II LAMR Pekanbaru yang dibuka Wali Kota Pekanbaru Firdaus yang diwakili Asisten I Setdako Pekanbaru Azwan ini turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat Riau yang juga pendiri LAM Riau. Seperti Ahmad Bebas, OK Nizami Jamil, Azaly Djohan, Datuk Batin Tenayan Wali Siin. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri Ketua MKA/DPH 8 kecamatan LAMR Kota Pekanbaru.

Penulis : Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait