Pelarian Pembunuh Pedagang Keliling di Tualang Berakhir di Rokan Hulu

  • Whatsapp
Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadiyanto didampingi Kasat Reskrim AKP Noak Pembina Aritonang SIK saat Press Release di Mapolres Siak.

HALUANRIAU.CO, SIAK-Jajaran Satreskrim Polres Siak berhasil mengungkap Kasus pembunuhan seorang pedagang keliling S (43) di Desa Pinang Sebatang pada akhir tahun 2020 lalu.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadiyanto SH SIK pada saat Press Release di teras loby gedung Mapolres Siak Kamis, (21/1) pagi.

Selain Kapolres Siak, turut hadir pada kegaitan tersebut Wakapolres Siak Kompol Zulanda SIK, Kasat Reskrim AKP Noak Pembina Aritonang SIK serta PJU dan Bintara Polres Siak lainnya.

Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadiyanto SIK MH mengatakan, Pihaknya berhasil mengamankan Pelaku pembunuhan pedagang keliling di Kecamatan Tualang S (43) yang terjadi beberapa waktu lalu.

Pelaku Berinisial KS (45), yang merupakan warga asal Sumatera Utara, pelaku diamankan Tim Opsanal Polres Siak di Desa Batang Kumu Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu pada Selasa (19/1) sekira Pukul 05.00 WIB, ujar mantan Kasubdit Paminal Polda Riau itu.

Ditambhkan AKBP Gunar, motif pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban hingga korban meninggal dunia dikarenakan unsur sakit hati.

“Korban merasa sakit hati karena omongan korban pada saat bertemu disalah satu penginapan di wilayah Kecamatan Koto Gasib, yang mana korban dan pelaku ini merupakan sesama pedagang keliling, tambah Kapolres.

Saat melakukan tindakan penganiayaan terhadap korban, pelaku seorang diri (tunggal), yang mana telah direncanakan pelaku sebelum melakukan aksinya.

Terhadap Pelaku akan diterapkan Pasal 340 KUHP.“ Barangsiapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan rencana, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun “ Jo Pasal 338 KUHPidana “Barangsiapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain.”Diancam karena pembunuhan dengan penjara paling lama lima belas tahun, tutup AKBP Gunar.

 

Reporter: Dolly Sandro

Comments

Pos terkait