Tingkatkan Kemampuan Atlet Hadapi PON Papua, CBP Susun Rencana Turnamen Biliar

  • Whatsapp
Humas CBP Andre Zaky bersama salah seorang pemenang turnamen biliar yang diselenggarakan di Rumah Billiar Pocket Pool & Cafe Pekanbaru.(Istimewa)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Community Biliard Pekanbaru kembali menggesa penyelenggaraan turnamen bersama rumah biliar di Provinsi Riau. Ini dilakukan guna meningkatkan kemampuan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional di Papua.

Untuk 2021, CBP telah menyusun beberapa perencanaan turnamen yang yang akan diselenggarakan dalam beberapa waktu ke depan. Turnamen ini tidak hanya untuk tingkat lokal saja, melainkan juga untuk tingkat nasional.

“Perencanaan tersebut merupakan momen untuk terus melatih kemampuan atlet dalam bertanding,” ujar Ketua CBP, Supriyanto yang didampingi Humas, Andre Zaky, Senin (18/1) malam.

Mengawali tahun 2021, CBP telah menyelenggarakan Open Tournament 10 Ball HC 4, 5, 6 dan 7. Kegiatan itu dilaksanakan pada akhir pekan kemarin bersama Rumah Billiar Pocket Pool & Cafe Pekanbaru.

Turnamen ini, kata dia, diikuti oleh atlet nasional dari 4 provinsi, yaitu Provinsi Jambi, Kepulauan Riau (Kepri), Sumatra Barat (Sumbar) dan Riau, serta berjalan dengan lancar dan sukses sesuai harapan.

Dalam turnamen dengan total hadiah mencapai Rp27 jutaan tersebut, berhasil dimenangkan oleh Edo. Atlet Sumbar itu berhasil mengalahkan atlet Jambi, Rizky dengan skor akhir 10-5. Hasil itu juga sekaligus menempatkan Rizky menjadi Juara II atau Runner Up.

“Turnamen ini sebagai penunjang dalam meningkatkan kemampuan atlet Riau agar lebih baik lagi ke depannya, terutama dalam melatih mental dalam bertanding,” sebut Supriyanto.

Apalagi, sebutnya, dmturnamen yang baru selesai diselenggarakan itu, sebagian besar diikuti oleh atlet-atlet nasional yang bertanding di iven-iven besar di Indonesia. Termasuk pada PON Papua yang akan dilaksanakan akhir tahun 2021 mendatang.

“Atlet yang ikut di turnamen ini sebagiannya juga merupakan atlet yang akan turun di PON Papua mendatang. Artinya secara tidak langsung mereka sudah bertanding, dan dimungkinkan juga bisa berjumpa di PON Papua,” sebut dia.

Untuk itu, lanjutnya, momen ini bisa dimanfaatkan oleh atlet Riau menjadi sebuah pengalaman. Di antaranya dalam mempelajari permainan lawan, sehingga ke depan tinggal bagaimana meningkatkan dengan maksimal.

“Tujuan kita menyelenggarakan turnamen ini agar atlet bisa meningkatkan pengalaman dalam bertanding. Kita harapkan ini memberikan perubahan bagi atlet kita lebih baik lagi,” tutur perwira menengah Polda Riau dengan satu melati di pundaknya itu.

Terpisah, Penasehat CBP, Oyong Ezedin, berharap agar para atlet tidak tergiur atau terpengaruh dengan hadiah saat mengikuti sebuah turnamen. Tapi, kata dia, turnamen itu harus dijadikan sebagai tujuan untuk menambah pengalaman guna meningkatkan kemampuan.

“Jadi, kita harap para atlet kita bisa menekankan ini untuk lebih baik lagi. Karena jika ini berhasil, hadiah itu sudah pasti,” tutur Oyong menambahkan.

Penulis : Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait