Limbah Minyak BOB PT BSP-Pertamina Hulu Cemari Sungai Siak dan 30 Hektar Tanaman Padi

  • Whatsapp
DLH Kabupaten Siak bersama masyarakat mengecek limbah minyak mentah milik BOB PT.BSP-Pertamina Hulu di Sawah Kecamatan Sabak Auh

HALUANRIAU.CO, SIAK-Terkait limbah minyak yang diakibatkan dari bocornya pipa minyak milik Badan Operasi Bersama PT. Bumi Minyak Pusako – Pertamina Hulu (BOB PTBSP- Pertamina Hulu), membuat lingkungan menjadi tercemar,kususnya di areal persawahan Kecamatan Sabak Auh dan Sungai Siak yang ada di Kecamatan Sungai Apit.

Hal ini disampaikan PLT Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Siak Setya Hendro Wardhana, SE. SH. MM kepada haluanriau.co, Jumat (15/01/2021).

Ia menjelaskan bahwa, sebagai mana diketahui dua hari yang lalu, telah tejadi kebocoran pipa line milik BOB PT.BSP- Pertamina Hulu di Kampung Sabak Permai, Kecamatan Sabak Auh. Pipa minyak yang bocor itu mengeluarkan minyak mentah yang menyebabkan terjadinya pecemaran pada air sungai yang bermuara ke Sungai Siak.

“Begitu kita mendapatkan informasi, kita dari pihak DLH Kabupaten Siak langsung turun kelapangan untuk memastikan kebenaran informasi ini, hingga sampai saat ini kita masih mendata kerusakan yang terjadi akibat dampak dari limbah tersebut. Untuk saat ini, menurut informasi, pihak perusahaan sedang melakukan penanganan intensif,dengan cara membendung dan mengangkat limbah dilokasi dan sampai ke Sungai Siak,” jelas PLT Kepala DLH Kabupaten Siak itu.

Lebih lanjut Hendro menceritakan, berdasarkan laporan dari anggotanya dan dari camat, bahwa minyak mentah yang berasal dari pipa minyak milik BOB itu sudah sampai ke Sungai Siak, sehingga minyak yang telah sampai ke Sungai Siak karena terbawa air pasang, masuk keareal persawahan di Kampung Sungai Tengah, Kecamatan Sabak Auh.

” Hasil pengecekan pihak kecamatan dan BLH disawah, terdapat banyak padi yang terkena limbah minyak, diperkirakan ada sekitar 30 Hetar tanaman padi yang terkena limbah, dan saat ini kami sedang menghitung dan mengecek kembali akurasi dampak dipersawahan, kami juga akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak perusahaan BOB PT. BSP-Pertamina Hulu,”ungkapnya.

Hendro juga menghimbau kepada masyarakat agar dapat melaporkan kepihak kecamatan, DLH atau pihak perusahaan apa bila masih ditemukan sisa limbah minyak yang masih mengalir kepersawahan atau ke Sungai Siak,agar segera dilakukan penanganan secepatnya.

“Yang jelas, kita meminta pihak perusahaan agar bertanggung jawab atas kebocoran pipa minyak miliknya yang mengakibatkan pencemaran baik diparet,sawah,maupun di Sungai Siak,”pungkasnya.

 

 

Reporter: Sugianto

Comments

Pos terkait