Tensi Tinggi, Wawako Batal jadi Orang Pertama Divaksin di Pekanbaru

  • Whatsapp
Sempat alami tensi tinggi Wawako Pekanbaru akhirnya menerima vaksinasi Covid-19

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, batal menjadi orang yang pertama kali divaksin covid-19 di Kota Pekanbaru. Dia harus menjalani istirahat beberapa menit untuk menstabilkan tensi darah yang sempat tinggi mencapai 160.

Di saat situasi itu terjadi Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya ambil bagian langsung menggantikan Wawako sehingga dirinyalah yang menjadi tokoh publik yang pertama sebagai penerima vaksin pertama di Kota Pekanbaru.

Sedangkan Wali Kota Pekanbaru tidak ikut serta mendapat vaksin sebab sudah berusia 60 tahun melebihi ketentuan sebagai penerima vaksin yakni mulai dari usia 17 hingga 59 tahun.

“Vaksinasi ini adalah ikhtiar kita semua dalam mengangkat virus corona atau Covid-19 ini. Oleh karena itu, kita perlu vaksin untuk mengakhiri wabah Covid-19 ini,” kata Walikota Firdaus, saat membuka kegiatan pemberian vaksinasi di Puskesmas Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Kamis (14/1).

Firdaus mengatakan, tidak ada keraguan dalam pemberian vaksinasi yang dilaksanakan sebab sudah teruji dan halal.

“Kita menggunakan sinovac, karena ini sesuai dengan iklim di Indonesia dan proses penyimpanannya juga cocok dengan Indonesia seperti suhunya kulkas. Sinovac yang kita pakai ini suci dan halal, kandungannya sudah memenuhi indikator standar kesehatan dunia,” terangnya.

Ia memastikan, tak ada keraguan terkait dengan vaksin dan jangan ragu, bimbang dengan vaksin itu. Menurutnya, pada tahap awal vaksinasi diberikan kepada 10 orang pemimpin dan tokoh masyarakat sebagai bentuk tidak adanya keraguan dalam pemberian vaksinasi.

Dengan adanya vaksinasi diharapkan krisis kesehatan dapat segera berakhir dan ekonomi bisa kembali pulih. Ia menilai, dalam tahun 2021 ini pertumbuhan ekonomi bisa tumbuh 5 persen.

“Terimakasih kepada tokoh dan juga petugas medis yang telah mempersiapkan proses vaksinasi ini,” pungkasnya.

Setelah mengalami tensi stabil akhirnya Wawako Pekanbaru mendapatkan suntikan vaksinasi. Dia mengatakan, kondisinya baik- baik saja dan tidak merasakan gejala apapun meski beberapa kali harus melakukan cek tensi.

“Yang jelas deg-degan, saya heran, bisa 160 tensinya, dan dicek beberapa kali. Kemudian istirahat, mungkin tensi naik karena makanan bebera hari lalu, kebetulan gulai, rendang, dan makanan khas dari Bekasi,” terangnya.

Ia mengungkapkan, proses vaksinasi akan berlangsung hingga Maret 2022 mengingat banyaknya jumlah warga yang bakal dilakukan vaksinasi.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya, mengaku bahwa ini adalah menjadi suatu kebanggaan bagi dirinya.

“Ini suatu kebanggaan sendiri yang menjadi pertama di Pekanbaru,”

Selama proses vaksinasi dirinya merasa gugup. Meski begitu dirinya yakin bahwa vaksin yang disuntikan ke dalam tubuhnya memenuhi standar.

“Saya berpikir tidak perlu takut melakukan ini. Awalnya saya medical checkup dan dipastikan sehat untuk dilakukan vaksinasi,” katanya.

Comments

Pos terkait