Dinilai Ingkar, Direktur PT Samudera Siak Disomasi

  • Whatsapp
Muhammad Syukri selaku Kuasa Hukum dari Tindra Subrata.(Istimewa)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Bob Novitriansyah disomasi seorang warga yang bernama Tindra Subrata. Direktur PT Samudera Siak itu dinilai ingkar terhadap perjanjian kerjasama yang dibuatnya dengan perusahaan yang dipimpin Tindra, yakni PT Brata Butonindo Perkasa terkait jasa pengusahaan pengangkutan di Pelabuhan Buton, Siak.

“Somasi kita layangkan sejak beberapa hari yang lalu, dan kita yakin surat itu telah diterima yang bersangkutan,” ujar Tindra melalui Kuasa Hukumnya, Muhammad Syukri, Jumat (15/1).

Selain ke PT Samudera Siak, surat somasi itu juga ditembuskan ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Siak, Dishub Provinsi Riau, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Siak, serta DPM-PTSP Riau.

Syukri kemudian memaparkan alasan somasi terhadap perusahaan pelat merah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak itu. Dikatakannya, kedua belah pihak telah sepakat bekerja sama sesuai dengan surat perjanjian Nomor : 001/PKS-SS/XI/2020, 008/A.2.PKS-BBP/XI/2020.

Perjanjian terkait kerjasama jasa pengusahaan transportasi itu dibuat pada 20 Oktober 2020 lalu dan telah diperbaharui tanggal 24 November 2020.

“Sejak saat itu hingga kini, klien kami belum mendapatkan apa yang yang mejadi haknya berupa pekerjaan yang dijanjikan,” sebut dia.

“Padahal selama ini klien kami sudah berupaya keras dengan membuat surat akta notaris dalam pendirian perusahaan tanggal 23 September 2020. Hal ini tentunya memerlukan biaya yang tidak sedikit serta menyita waktu dan pikiran serta energi guna tercapainya kerjasama itu,” sambungnya.

Tidak hanya itu, Tindra juga telah dirugikan dengan mengeluarkan biaya materiil berupa sewa hotel di Pekanbaru dan kaitan lainnya sebagai hal yang dibutuhkan dalam perjanjian itu, yang diperkirakan mencapai Rp100 juta.

Diduga telah terjadi perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh PT Samudera Siak, dalam hal ini telah lalai ataupun disengaja karena tidak adanya iktikad baik untuk menjalankan dan melaksanakan seluruh isi perjanjian yang telah disepakati.

“Apa yang dia lakukan terhadap klien kami, telah bertentangan dengan Pasal 1365 KUHPerdata yang mana perbuatannya melawan hukum,” imbuh Syukri.

“Oleh karenanya perbuatan itu telah merugikan klien kami baik materiil maupun immateriil yang nilainya belum ditotal secara menyeluruh,” lanjut dia.

Agar tidak menjadi permasalahan hukum yang serius, maka pihak PT Samudera Siak yang dipimpin Bob Novitriansyah diberikan waktu 3×24 jam untuk dapat menyelesaikan permasalahan ini.

“Jika dalam batas waktu yang telah ditentukan tidak dilaksanakan juga, maka dengan terpaksa kami menempuh jalur hukum,” tegas Syukri.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Bob Novitriansyah. Direktur PT Sumadera Siak itu belum merespon upaya konfirmasi yang ditujukan kepadanya.

Penulis : Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait