Kapolda, Ketua DPRD Riau, Kajati Riau Tak Hadir, Danrem Orang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19 di Riau

  • Whatsapp

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Danrem 031/WB, menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19, di Provinsi Riau, disusul, Wakajati Riau, anggota DPRD Riau, Ade Hartati dan Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir, Dirut RSUD Arifin Ahmad, dr Nuzely, dan dr Indra Yopi.

Namun sayangnya dari beberapa tokoh masyarakat lainnya tidak hadir, seperti Kapolda Riau, Ketua DPRD Riau, Danlanud, Danlanal dan Kajati Riau. Sedangkan Plh Sekdaprov Riau hadir pada pelaksanaan penyuntikan vaksin perdana, namun saat dicek tensi Plh Sekda Masrul Kasmi tinggi.

Danrem 031/WB Brigadir Jenderal TNI, M Syech Ismed, mengatakan, ia menajdi orang pertama yang disuntik vaksin covid-19, bersama tokoh masyarakat lainnya. Bagi dirinya disuntik vaksin hal yang biasa. Dan ikut mendorong masyarakat lainnya untuk ikut disuntik vaksin.

“Saya menjadi orang pertama di Provinsi Riau di vaksin covid, kami mewakili seluruh forkopimda yang ada, tokoh masyarakat yang ada di Provinsi Riau, melaksanakan vaksin pertama. Yang kami rasakan vaksin ini tidak ada tasa apa-apa, setelah disuntik tidak ada juga yang kami rasakan,” ujar Danrem 031/WB, Brigadir Jenderal TNI, M Syech Ismed.

“Artinya vaksin ini aman untuk masyarakat, Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Riau untuk menerima vaksin ini. Dan kita berharap dengan adanya vaksin ini, penyebaran covid-19 ini bisa diatasi. Dan covid-19 ini segera hilang dari bumi Riau dan Indonesia,” kata Jendral bintang satu ini.

Sementara itu, Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution, mengatakan, penyuntikan perdana kepada tokoh masyarakat Riau, dan pejabat yang ada di lingkungan Pemprov Riau, untuk memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa vaksin covid-19 aman.

“Ini kita lakukan untuk semata-mata, untuk memberikan keyakinan kepada masyarakat kita, bahwa vaksinasi yang diberikan ini adalah aman. Kemarin sudah diawali pada tanggal 13 Januari oleh Bapak Presiden RI, dan pada hari ini kita laksanakan secara serentak di 34 Provinsi. Semua yang kita lakukan ini adalah upaya yang terbaik, kita melakukan semua sesuai intruksi yang diberikan,” kata Wagubri.

“Kalaupun ada beberap tokoh yang kebetulan ia masuk dalam daftar, tetapi hari ini tidak melaksanakan vaksinasi itu semua berdasarkan hitungan-hitungan yang dilakukan oleh aparat medis kita. Kita melakukan yang terbaik, inilah yang bisa kita lakukan yang terbaik,” kata mantan Danrem 031/WB ini.

 

 

 

Reporter: Nurmadi

Comments

Pos terkait