Dua Penumpang Sriwijaya Air Selamat, Ini Ceritanya

  • Whatsapp
Karena tidak mampu membayar PCR Swab, dua penumpang Sriwijaya Air SJ 182 selamat dari musibah

HALUANRIAU.CO, PONTIANAK-Siapa yang menduga, ada dua penumpang yang selamat dari musibah jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182 dan bahkan keduanya telah sampai ke Pontianak.

Selamatnya dua penumpang ini ternyata karena keduanya gagal menaiki pesawat karena tak mampu membayar tes PCR yang mahal dan akhirnya melanjutkan perjalanan dengan menggunakan kapal laut yang harga tiketn ya lebih murah dibandingkan PCR.

Mereka yang sudah tercatat di manifest pesawat sebagai penumpang Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ-182, Paulus Yulius Kollo dan Indra Wibowo, merasakan bahagia dan haru. Di balik kegagalan mereka naik pesawat ada hikmah yang mereka dapat dengan tidak menjadi korban bersama 56 penumpang lainnya.

Keduanya lolos dari maut karena tidak mampu membayar tes swab PCR yang menurutnya seharga Rp1,3 juta per orang, sedangkan tes PCR instan mencapai Rp2,6 juta, sebagai syarat naik pesawat dan masuk ke Pontianak, Kalimantan Barat. Dengan mata berkaca-kaca, pria berusia 24 tahun asal kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini mengatakan hendak bekerja sebagai teknisi telekomunikasi di Pontianak.

Paulus menceritakan, dirinya bersama temannya Indra Wibowo asal aceh menggunakan pesawat transit dari Makassar menuju Jakarta. Sesampainya di Jakarta ia tidak bisa melanjutkan penerbangannya lantaran syarat masuk ke Pontianak harus menggunakan swab PCR, sedangkan mereka hanya memiliki dokumen swab antigen.

Paulus dan Indra pun memilih naik kapal Pelni KM Lawit menuju Pontianak. Ia dan rekannya tidak mengetahui jika pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang sejatinya akan ditumpanginya mengalami kecelakaan.

Paulus mengetahui kecelakaan tersebut setelah tiba di Pontianak pada 10 Januari 2021, sehari usai pesawat tersebut jatuh.

“Saya tidak tahu pesawat itu mengalami kecelakaan,” ujar Paulus, Senin 11 Januari 2021.

Kini Paulus dan Indra Wibowo mengaku sangat bersyukur lantaran dapat terhindar dari kecelakaan tersebut. Saat tiba di Pontianak, keduanya langsung menghubungi keluarga mereka untuk memastikan keadaan mereka selamat dan baik baik saja karena pihak keluarga sempat khawatir lantaran nama keduanya tertera di manifes pesawat.

 

 

Sumber: okezone.com

Comments

Pos terkait