Pencarian Black Box dan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Masih Terkendala Gelombang

  • Whatsapp

HALUANRIAU.CO, JAKARTA-Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian dan pertolongan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 telah menemukan sinyal Balck Box pesawat pada Minggu (10/1). Namun hingga saat ini untuk pencarian langsung masih terkendala denganm gelombang yang cukup kuat.

Selain itu tim juga sudah mengidentifikasi lokasi jatuhnya pesawat, bahkan sudah mengumpulkan puing puing yang diduga milik Sriwijaya Air SJ-182 jenis Boeing 737-524 itu.

“TNI Polri terus berupaya untuk mendapatkan black box yang posisinya juga diduga kuat adalah posisi black box yang kita cari. Terbukti dua sinyal yang dikeluarkan oleh black box bisa dipantau dan kita beri marking,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Jakarta, Minggu (10/1).

Hadi menyebut Tim SAR juga bakal dibantu oleh Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang telah mengerahkan tiga alat pencari (pinker finder) untuk menemukan black box itu.

Menurut Hadi, posisi pesawat saat ini diperkirakan pada kedalaman 23 meter dibawah permukaan laut dan untuk upaya pengangkatan pesawat sudah dissiapkan segala sesuatunya termasuk alat pengangkat seperti derek (crane).

Hadi menyampaikan para penyelam hanya akan mengambil potongan pesawat yang kecil. Di saat yang sama, tim menyiapkan kapal yang dilengkapi penderek (crane) untuk mengangkat badan pesawat.

“Bagian-bagian yang besar akan kita datangkan kapal yang memiliki kemampuan crane untuk mengangkat bagian-bagian tersebut,” tutur Hadi.

Sementara itu, Direktur Operasi Basarnas Brigjen Rasman menegaskan pencarian inidilakukan selama 24 jam. Kendati demikian, pencarian dilakukan secara terbatas. Sebab tak semua kapal memiliki peralatan bawah laut seperti Mutibeam Echosounder dan Remotely Operated Vehicle (ROV).

Per Minggu (10/11) kemarin, Rasman menjelaskan jumlah personil yang terlibat seluruhnya terdata 2.571 orang. Sedangkan peralatan yang dikerahkan terdata 81 unit kapal, 12 helikopter, dan 32 peralatan darat.

Dalam peristiwa ini, itu terjadi saat pesawat terbang dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng menuju Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (9/1).

Berdasarkan rilis dari Kementerian Perhubungan, Sriwijaya Air SJ182 mengangkut total 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru. Sebanyak 40 orang dari total penumpang merupakan penumpang dewasa, tujuh di antaranya anak-anak, dan tiga bayi.

Selama pencarian hari kedua pun, Tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas dan sejumlah instansi pemerintah sedang melakukan pencarian di sekitar perairan Kepulauan Seribu. Tim SAR gabungan baru menemukan serpihan-serpihan yang diduga bagian dari Sriwijaya SJ 182 dan potongan pakaian.

 

 

Sumber: cnnindonesia.com

Comments

Pos terkait