Jaksa di Pelalawan Eksekusi Mantan Bendahara Desa Sungai Solok ke Lapas Perempuan Pekanbaru

  • Whatsapp
Kasi Pidsus Kejari Pelalawan, Andre Antonius memimpin proses eksekusi terhadap Nurweli.(Istimewa)

HALUANRIAU.CO, PANGKALANKERINCI – Kejaksaan Negeri Pelalawan mengeksekusi Nurweli ke Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Pekanbaru, Senin (11/1). Dia adalah terpidana korupsi dana desa saat menjabat Bendahara Desa Sungai Solok Kecamatan Kuala Kampar, Pelalawan.

“Eksekusi ini dilakukan berdasarkan petikan putusan Nomor 2966 K/Pid.Sus/2020,” ujar Kepala Kejari (Kajari) Pelalawan, Nophy Tennophero Suoth melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Andre Antonius, Senin siang.

Adapun amar putusan yang diterima pada 30 Desember 2020 kemarin itu mengabulkan permohonan kasasi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Yakni, menyatakan Nurweli terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama-sama.

Nurweli dinyatakan bersalah melanggar Pasal 3 Undang-undang (UU) RI Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, junto Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana. Untuk itu dia dihukum 3 tahun penjara, dan denda Rp50 juta subsider tiga bulan.

“Terhitung hari ini, terdakwa kita eksekusi,” tegas Jaksa yang pernah bertugas di Kepulauan Riau (Kepri) itu.

Atas petikan putusan itu, Jaksa kemudian meminta Nurweli untuk datang ke Kantor Kejari Pelalawan. Sebelum dikirim ke Lapas Perempuan Pekambaru, wanita paruh baya itu terlebih dulu menjalani pemeriksaan kesehatan dan rapid tes antigen. Hasilnya, dia dinyatakan sehat dan bebas dari Covid-19.

Diketahui, Nurweli pernah divonis bebas oleh Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. Vonis itu dibacakan pada 30 Juli 2020 lalu.

Nurweli merupakan pesakitan dalam perkara rasuah Dana Desa (DD) di Desa Sungai Solok, Kecamatan Kuala Kampar tahun 2017-2018. Dalam perkara itu timbul kerugian keuangan negara sebesar Rp1.440.752.698,21.

Penulis : Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait