Besok 14 Tokoh Riau Disuntikkan Vaksin Covid-19, Namun Tergantung Hasil Ini

  • Whatsapp
Mimi Yuliani Nasir

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau, telah memeriksa kesehatan 14 tokoh masyarakat yang akan menerima vaksin Covid-19 pertama di Provinsi Riau. Dan dijadwalkan pada tanggal 14 Januari vaksin tersebut akan di suntikkan kepada tokoh masyarakat yang dinyatakan sehat, dan juga tenaga kesehatan yang menjadi prioritas penerima vaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan, tokoh masyarakat di Riau yang sudah ditunjuk sebagai orang pertama yang akan di vaksin saat ini sedang menjalani pemeriksaan kesehatan, Senin (11/1). Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan untuk memastikan para tokoh masyarakat ini layak untuk disuntik vaksin.

“Sebelum nama-nama tokoh masyarakat diusulkan ke pemerintah pusat sebagai orang pertama yang akan divaksin di Riau, harus dilakukan screening kesehatan. Sudah kita soundingkan, hari ini (kemarin red), mereka discreening, ada 14 orang yang diperiksa,” ujar Mimi Yuliani Nazir.

Tokoh masyarakat Riau yang masuk dalam kelompok pertama yang akan divaksin di Riau diantaranya adalah Kapolda Riau, Danrem, Danlanud, Danlanal, Plh Sekdaprov Riau, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Kejati Riau, Dirut RSUD Arifin Ahmad, Jubir Covid-19 Riau, Ketua IDI Riau, PPNI Riau, dari pengurus Muhammadiyah, NU dan persatuan gereja Riau.

“Vaksin ini untuk membentuk antibodi, kalau tidak divaksin, potensi terpaparnya akan lebih tinggi, apalagi kalau tidak menerapkan kesehatan. Protokol kesehatan tetap diterapkan walaupun sudah divaksin, dengan tetal memakai masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan,” kata Mimi.

Sementara itu, juru bicara Satgas Covid-19 Riau, dr Indra Yovi, menambahkan, seluruh tokoh masyarakat Riau yang sudah ditetapkan sebagai orang pertama yang akan divaksin tersebut sudah diambil sampel darahnya untuk diuji di laboratorium RSUD Arifin Ahmad. Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan untuk memastikan mereka masuk dalam golongan orang-orang yang layak untuk divaksin.

“InsyaAllah hari ini tuntas, besok (hari ini red) keluar hasil labnnya, nanti baru ditentukan boleh atau tidak mereka ini divaksin. Ada banyak indokator seseorang yang tidak boleh divaksin. Jika dari hasil pemeriksaan kesehatan ternyata ada tokoh yang memiliki penyakit indokator seseorang tidak boleh divaksin, maka yang bersangkutan tidak boleh divaksin dan akan dicarikan penggantinya. Saya aja kalau tidak masuk kriteria juga akan dicoret dan dicarikan penggantinya,” ungkapnya.

Dijelaskannya, setelah dicek syarat layaknya dan yang bersangkutan dinyatakan memenuhi syarat, maka seseorang tersebut baru akan disuntik vaksin Covid-19. Dan pelaksanaan penyuntikan vaksin perdana di Riau dijadwalkan akan dilaksanakan tanggal 14 atau 15 Januari 2021. Rencananya, vaksinasi pertama di Riau yang akan dimulai oleh para tokoh masyarakat ini akan dilaksanakan di RSUD Arifin Achmad.

“Jadi tidak main langsung suntik aja, diperiksa dulu, untuk masyarakat umum nanti juga begitu juga. Sesudah tanggal 13 dilaksanakan di pusat, nanti tanggal 14 langsung berlajut di RSUD, nanti tenaga kesehatan di RSUD akan divaksin setelah ada izin EUA dari BPOM satu dua hari ini,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintan Provinsi Riau, telah menerima sebanyam 20 ribu dosis vaksin covid-19, dari Kementrian Kesehatan, Selasa (5/1) lalu. Dan dijadwalkan vaksin tersebut akan disuntikkan terlebih dahulu bagi Sumberdaya manusia tenaga kesehatan, tokoh pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama dan anggota DPRD, pada tanggal 14 Januari 2021.

 

 

Reporter: Nurmadi

Comments

Pos terkait