Ancam Sebarkan Konten Asusila di Facebook, Warga Jambi Diringkus Kediamannya

  • Whatsapp

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Kepolisian Daerah Riau meringkus AW di Provinsi Jambi. Pria 24 tahun itu diduga sebagai pelaku penyebaran konten asusila dan pengancaman serta pemerasan terhadap korban berinisial SR.

“Pelaku ditangkap di kediamannya di Desa Pemusiran Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun, Jambi, Rabu (6/1) kemarin sekitar pukul 17.30 WIB,” ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Riau, Kombes Pol Andri Sudarmadi, Minggu (10/1).

Perkara ini bermula saat pelaku membuat akun palsu atas nama Chidy Moy di media sosial Facebook, dengan menggunakan foto profil seorang perempuan yang diambil dari situs mesin pencarian google.com. Setelah itu, pelaku mencari beberapa korban dengan melakukan chatting terlebih dahulu.

Chatting tersebut memancing korban untuk melakukan panggilan video yang bermuatan asusila atau video call sex (VCS).

“Pelaku telah mempersiapkan sebuah video porno di salah satu handphone lainnya. Pelaku menggunakan 2 unit HP, dimana HP pertama untuk melakukan video call dan HP yang kedua untuk memutar video porno yang kemudian di arahkan ke kamera HP pertama,” sebut Kombes Pol Andri.

Ketika VCS itu berjalan, pelaku merekam layar dengan mengambil tangkapan layar atau screenshoot. Setelah itu, pelaku meminta pulsa atau sejumlah uang kepada korban. “Jika tidak dipenuhi, maka video atau tangkapan layar tersebut akan disebarkan kepada rekan-rekan korban di Facebook,” kata mantan Wadirresnarkoba Polda Riau itu.

“Korban telah mengirimkan uang sebesar Rp7 juta, dan pelaku meminta sejumlah uang lagi sebesar Rp13 juta,” sambung Kombes Pol Andri.

Tidak terima dengan perbuatan pelaku AW, korban kemudian melaporkan hal itu ke Polda Riau dengan Laporan Polisi Nomor : LP/05/I/2021/SPKT/RIAU, tertanggal 29 Desember 2020. Berangkat dari laporan itu, Polda Riau kemudian melakukan penyelidikan.

Hasilnya, polisi berhasil mengendus keberadaan pelaku di Kecamatan Mandiangin, Jambi. Untuk itu, penyidik dari Subdit 5 Ditreskrimsus Polda Riau berangkat menuju Provinsi Jambi dan melakukan penangkapan terhadap pelaku AW.

“Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolda Riau guna penyidikan lebih lanjut,” imbuh dia.

Adapun barang bukti yang disita adalah satu unit HP mere Oppo Reno 4, 1 unit HP merek Oppo A3S, 1 buah buku tabungan BRI, 1 lembar Kartu ATM BRI, dan 1 lembar KTP.

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 51 ayat (1) Jo Pasal 35 dan/atau Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (1) dan/atau Pasal 45 ayat (4) Jo Pasal 27 ayat (4) Undang-Undang (UU) RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik,” kata Kombes Pol Andri

“Ancaman hukuman 12 tahun penjara,” pungkas Dirreskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Andri Sudarmadi.

 

 

Penulis: Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait