Penderitaan Abu Bakar Baasyir di Bui Berakhir

  • Whatsapp
Abu Bakar Baasyir

HALUANRIAU.CO, JAKARTA-Setelah 15 tahun mendekam dalam bui, Abu Bakar Baasyir yang divonis melakukan tindak pidana terorisme, hari ini Jumat 8 Januari 2020, penderitaan akan berakhir. Ia resmi bebas murni dan akan dikeluarkan dari Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tempat ia selama ini ditahan.

Meski demikian, Abu Bakar Baasyir tetap akan mendapat pengawalan dari pihak terkait.

“Yang bersangkutan dapat pengawalan dari BNPT, Densus 88 sama Dinsos. Nanti ada pengawalan dulu,” ujar Kadivpas Kemenkumham Kanwil Jawa Barat, Abdul Aris kepada VIVA pada Senin lalu.

Ulama yang sudah berusia 80 tahun ini tidak ingin ada penyambutan saat Ia keluara dari sel isolasi di Lapas Gunung Sindur yang disampaikan pihak keluarga. Ini Mengingat saat ini masih pandemi COVID-19.

Putra Baasyir, Abdul Rahim Baasyir mengatakan pihak keluarga tidak ingin ada penyambutan saat Baasyir keluar. Karena bisa menimbulkan kerumunan. Katanya, malah membuat kerugian terhadap banyak orang. Begitu juga di rumah. Keluarga tidak ingin terlalu banyak orang yang datang menemui.

“Bahaya juga kalau beliau ketemu banyak orang, salaman dan sebagainya. Kalau pun nanti ada yang silaturahmi ke rumah ya kita batasi, artinya ada benar-benar ada pembatasan (PSBB),” katanya.

Dalam kasus yang menyeretnya ke balik jeruji, Abu Bakar Baasyir oleh majelis hakim dinilai terbukti melakukan tindak pidana terorisme dengan pelatihan militer di Bukit Jalin Jantho, Aceh.

Majelis hakim juga menilai Baasyir terbukti merencanakan pelatihan militer bersama Dulmatin. Perencanaan itu dibicarakan keduanya di dekat Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki di Solo, Jawa Tengah, pada Februari 2009.

Sumber: viva.co.id

Comments

Pos terkait