Diduga Kuasai Tiga Mobil Dinas, Jaksa Wawancara Ketua DPRD Pekanbaru

  • Whatsapp
Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pekanbaru, Yunius Zega

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Sejumlah Jaksa pada Kejaksaan Negeri Pekanbaru melakukan wawancara terhadap Hamdani, Rabu (6/1). Itu terkait dengan pengusutan perkara yang diduga melibatkan Ketua DPRD Kota Pekanbaru tersebut.

Proses wawancara dilakukan Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pekanbaru, Yunius Zega di Ruang Kerja Ketua DPRD Pekanbaru. Saat itu, Yunius Zega didampingi Kasubsi Penyidikan pada Seksi Pidsus, Desmond Sipahutar, dan Jaksa Fungsional Nuraini Lubis.

Menurut Zega, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari ekspos yang dilakukan pada sehari sebelumnya. “Kegiatan kita pada hari ini (kemarin,red) adalah merampungkan wawancara. (Selasa) Kemarin kita sudah ekspos. Ada beberapa kekurangan, sehingga dari beberapa kekurangan itu maka kita tindak lanjuti pada hari ini,” ujar Yunius Zega.

Wawancara itu diketahui dimulai pada pukul 12.00 WIB, dan berakhir pada pukul 15.30 WIB. Dikatakan Zega, berdasarkan hasil ekspos kemarin, Tim Jaksa diminta untuk kembali melengkapi materi perkara.

Salah satunya, dengan melakukan wawancara terhadap Hamdani sebagai terlapor dan pihak-pihak lainnya. “Kita melakukan on the spot, dan melakukan wawancara kepada pihak-pihak yang berkaitan,” sebut mantan Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Dumai itu.

Saat ditanya jumlah dan materi wawancara, Zega tidak bersedia memaparkannya. Pasalnya itu sudah masuk dalam materi perkara.

“Saya kira apa bentuk pertanyaannya, saya kira wawancara kan fleksibel ya. Tapi bentuknya, berapa banyaknya, saya kira kita tidak bisa publis la seperti itu,” sebut dia.

“Tapi materinya pasti seputar pengaduan (yang disampaikan ke Kejari),” sambungnya.

Selain Hamdani, wawancara sejatinya juga dilakukan terhadap tiga orang Wakil Ketua DPRD Pekanbaru. Dari tiga orang itu, baru satu orang yang bisa diwawancarai, yakni Nofrizal dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN).

“Kita hanya mewawancarai ketua (Hamdani,red) dan wakil ketua (Nofrizal,red). Ada wakil 2 orang lagi (Ginda Burnama dan Tengku Azwendi Fajri,red), mungkin akan menyusul lagi kita melakukan wawancara berikutnya,” kata dia.

Diyakini, setelah Ginda dan Azwendi menjalani proses yang sama, Jaksa akan mendapatkan kesimpulan dari penanganan perkara yang dilakukan. “Nanti apa kesimpulannya, mungkin minggu depan telah selesai wawancara wakil yang dua orang itu,” lanjut Yunius Zega.

Dalam kesempatan itu, Zega menyampaikan alasan mengapa proses wawancara dilakukan di Gedung DPRD Pekanbaru, bukan di Kantor Kejari Pekanbaru.

“Karena ini kan wawancara dan kita menghormati lembaga (DPRD) ini, sehingga kita datang ke sini. Wawancara bentuknya. Bukan permintaan keterangan,” pungkas Yunius Zega.

 

 

 

Penulis: Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait