Polsek Tampan Musnahkan Sabu Senilai Rp450 Juta Milik Janda Anak Satu

  • Whatsapp
Kanitreskrim Polsek Tampan Iptu Noki Loviko memblender barang bukti sabu yang disita dari tersangka RRS. (Mal)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Kepolisian Sektor (Polsek) Tampan musnahkan barang bukti berupa narkotika jenis sabu milik seorang ibu rumah tangga yang diduga pengedar, Senin (4/1).

Sabu seberat 762 gram itu dimusnahkan dengan cara dilarutkan kedalam air lalu diblender, setelah itu dibuang. Sabu milik RRS itu ditaksir mencapai harga Rp.450 Juta.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya melalui Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita yang diwakili Kanit Reskrim Polsek Tampan Iptu Noki Loviko menyebut usai pemusnahan, perkara ini akan dilanjutkan ke tahap selanjutnya.

“Tentunya selesai pemusnahan, berkas perkara akan tahap I dan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Pekanbaru (Kejari),” kata Noki.

Saat pemusnahan, diduga pengedar yang menjadi tersangka dalam perkara ini dihadirkan untuk menyaksikan langsung barang dagangannya dimusnahkan.

Perkara ini diungkap pada Senin (22/12) malam, tersangka diringkus di kediamannya di Jalan Tengku Bey. Dari tangan perempuan janda beranak satu itu, polisi menyita barang bukti berupa narkotika jenis sabu sebanyak 16 paket dengan berat total 811,38 gram.

Berdasarkan pengakuan tersangka, sabu ini akan dikemas dalam paket-paket kecil dan diedarkan di kawasan Kampung Dalam. Satu paket kecil dijual seharga Rp100 ribu hingga Rp300 ribu.

Diketahui tersangka ini merupakan janda beranak satu, yang mengaku menjalankan profesi sebagai bandar sekaligus pengedar ini selama dua bulan.

Tersangka ditangkap kediamannya, barang bukti ditemukan personel didalam sebuah mesin cuci dirumahnya. Diemukan satu kantong plastik asoi warna hitam yang berisikan 16 paket sedang, di duga narkotika jenis sabu yang terbungkus di dalam plastik klip warna bening.

Kemudian ditemukan satu timbangan digital warna hitam, serta satu plastik asoi warna kuning yang berisikan beberapa plastik klip warna bening yang di sembunyikan oleh pelaku di dalam mesin cuci di dalam kamar mandi yang berada di dapur rumah.

Polisi juga mengamankan uang tunai dengan jumlah Rp 14,8 juta dalam lemari pakaian yang berada di dalam kamar tidur milik tersangka.

Menurut keterangan tersangka bahwa sabu tersebut adalah milik temannya A (DPO). Dimana ia bertugas untuk menjual atau menyerahkan kembali sabu tersebut kepada pembeli DR (DPO). Tersangka mengakui sudah lima kali mendapatkan sabu tersebut dari tersangka A untuk dijual kembali.

 

 

Reporter: Akmal

Comments

Pos terkait