Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran SPBU Jalan Ababil Pekanbaru

  • Whatsapp
Api hanguskan SPBU yang berada di Jalan Ababil Sukajadi Pekanbaru. Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Kebakaran di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Jalan Ababil, Pekanbaru, yang terjadi pada Jumat (1/12) dini hari sekira pukul 23.55 WIB. Sementara diduga gegara sinyal HP seorang konsumen yang sedang mengisi bensin.

Polresta Pekanbaru hingga Sabtu masih menyelidiki kebakaran di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang turut menghanguskan satu unit mobil Avanza yang saat itu sedang mengisi bahan bakar.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol. Nandang mengatakan diduga kebekaran itu disebabkan api berasal dari frekuensi handphone yang berbunyi dari dalam mobil yang sedang melakukan pengisian BBM sehingga menimbulkan percikan api yang menyebabkan kebakaran.

“Akibat kejadian itu SPBU milik PT Pertamina Ritail di Jalan Ababil Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, ludes terbakar. Selain membakar fasilitas SPBU, insiden itu turut menghanguskan sebuah mobil Avanza milik konsumen. Dalam kejadian ini, pengemudi mobil Avanza mengalami luka bakar,” kata Nandang.

“Pengemudi mobil Avanza bernama Muhammad Deni mengalami luka bakar di wajahnya,” sambung Nandang.

Nandang menjelaskan kronologi kejadian itu berawal saat petugas SPBU mengisi bensin jenis premium ke mobil korban Muhammad Deni.

Lanjut dia, ketika nozel mesin pompa bensin dimasukkan ke tangki mobil, tiba-tiba keluar api dari lubang tangki mobil. Seorang karyawan SPBU langsung memijit tombol darurat untuk menghentikan aliran besin dari pompa SPBU.

Kemudian mereka segera mengambil racun api untuk memadamkan api. Namun, api malah makin membesar.

“Setelah racun api digunakan, api makin besar dan tidak dapat dipadamkan. Ketiga karyawan SPBU langsung meninggalkan tempat pengisian untuk menyelamatkan diri dari kobaran api,” kata Nandang.

Sementara itu, kata dia, pengemudi mobil Muhammad Deni yang alami luka bakar di wajahnya bisa menyelamatkan diri, kemudian korban dibawa ke RS Ibnu Sina Pekanbaru.

Kemudian karyawan SPBU menghubungi Polsek Sukajadi, selanjutnya pihak Polsek Sukajadi menghubungi pemadam kebakaran. Tiga mobil Pemadam Kebakaran Pekanbaru tiba sekitar 15 menit setelah laporan.

Ketika itu api sudah membesar dan menghanguskan bangunan SPBU dan mobil korban.”Sekitar 30 menit kemudian, api dapat dipadamkan,” katanya.

“Saat ini kondisi SPBU ditutup karena tidak bisa beroperasi. Di lokasi kejadian, polisi memasang garis polisi untuk keperluan penyelidikan. Untuk kerugian materiil, belum diketahui karena masih dihitung,” pungkasnya.

Comments

Pos terkait