Ini Capaian Polda Riau di Tahun 2020, Irjen Pol Agung : Berkat Dukungan Masyarakat Riau

  • Whatsapp
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Kepolisian Daerah (Polda) Riau telah berupaya bekerja dan memberikan pelayanan semaksimal mungkin dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama tahun 2020.

Tercapainya suasana kamtibmas itu tak semata berhasil dilakukan sendiri oleh aparat penegak hukum, tanpa adanya sinergitas dan kerjasama yang diberikan oleh instansi kepemerintahan dan masyarakat Provinsi Riau.

Bacaan Lainnya

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Rabu (30/12), menyebut bahwa ada tiga hal secara garis besar yang telah berhasil dicapai selama tahun 2020. Yakni, dibidang Pembinaan, Bidang Operasional, dan Bidang Kerjasama.

Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers sebagai penutup tahun 2020 di Ruang Tribrata lantai 5 Gedung Utama Polda Riau jalan Patimura no 13 Kota Pekanbaru.

Dibidang Pembinaan, jelas Agung, Polda Riau sudah memberikan reward bagi personel yang berprestasi untuk meningkatkan motivasi kerja dalam pelayanan bagi masyarakat. “Polda Riau telah memberikan reward kepada 310 pers yang berprestasi. Reward ini ntuk meningkatkan profesionalisme kerja,” Kata Agung.

Lalu, Polda Riau juga telah memberikan sangsi terhadap personel yang dinyatakan melakukan pelanggaran. Sangsi Disiplin diberikan kepada 239 personel, sangsi Pidana 17 Personel, Sangsi Kode Etik Kepolisian diberikan kepada 171 personel.

“Pengawasan personil secara internal melalui bidang propam. Polda Riau bertindak tegas terhadap anggota yang melanggar khususnya anggota yang terkait kasus Penyalahgunaan Narkoba. Hal ini bertujuan memberikan keadilan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polri khususnya Polda Riau,” tambahnya.

Dibidang Operasional, Polda Riau telah berhasil melakukan Deteksi dini potensi gangguan kejahatan melalui Dit Intelkam yang melakukan kegiatan mapping dan pengumpulan bahan keterangan yang berfungsi sebagai dasar dalam pelaksanaan tugas operasi kepolisian.

Dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), selama tahun 2020 telah memantau titik panas sebanyak 10.208 titik dengan menggunakan aplikasi Dashboard Lancang Kuning.

“Jumlah terverifikasi sebagai titik api sebanyak 6.016 titik, seluruhnya telah dipadamkan. Pembuatan sekat kanal 409 unit, pembuatan embung 555 unit, Patroli karhutla 94.482 giat, sosialisasi dan Penyebaran Maklumat 74.815 giat, penanganan Pasca Kebakaran 1.158 giat,” sambungnya.

Sebanyak 55 kasus yang ditangani, rinciannya 54 kasus perorangan dan 2 kasus korporasi dan tersangka 65 orang. Perkara ini sudah masuk ke tahap 2 sebanyak 54 perkara.

Lalu penegakan hukum, Kriminalitas ditahun 2020 sebanyak 8.149 kasus yang berhasil ditangani. Penyelesaian tindak pidana tahun 2020 sebanyak 5.762 Kasus.

Jenis kejahatan yang paling banyak terjadi selama tahun 2020 adalah Pencurian dengan Pemberatan (Curat) 1280, terselesaikan semuanya. Penggelapan 383 terselesaikan dari 598 kasus, Penganiayaan 390 kasus terselesaikan dari 584 kasus, 477 kasus terselesaikan dari 612 kasus pencurian, 228 kasus selesai dari 483 kasus pencurian sepeda motor, 172 kasus selesai dari 249 kasus pencurian dengan kekerasan dan 24 kasus pembunuhan selesai dari 27 kasus.

Kemudian ungkap kasus narkotika, Polda Riau berhasil mengungkap 1.664 kasus dengan total tersangka sebanyak 2.335 orang tersangka.

Rinciannya, pengungkapan sabu sebanyak 1.454 kasus dengan 2.082 tersangka dan barang bukti 601,3 Kg. Ungkap kasus ektasi sebanyak 98 kasus dengan 138 tersangka dan barang bukti 133.595 butir. Ungkap kasus ganja sebanyak 81 kasus dengan 105 tersangka dan barang bukti 169,4 Kg. Happy Five sebanyak 7 kasus dengan 9 tersangka dan barang bukti 12.864 butir pil ekstasi.

Angka kecelakaan lalu lintas di tahun 2020 terbilang menurun dari tahun sebelumnya. “Mengalami penurunan sebanyak 249 kasus atau 18 persen,” ulasnya.

Dalam kegiatan percepatan penanganan Covid 19, Polda Riau telah menggelar Ops Kontijensi Aman Nusa II Lancang Kuning 2020 tentang penanganan covid-19, yang melibatkan personel sebanyak 1.272 orang, dengan membentuk 6 (enam) satgas dari tanggal 19 maret 2020 sampai dengan sekarang.

“Dengan hasil satgas deteksi 341.395 kegiatan, satgas pencegahan 2.404.181 kegiatan, satgas penanganan 1.319.406 kegiatan, satgas rehabilitasi 264.451 kegiatan, Satgas Gakkum 369.499 kegiatan dan satgas banops 498.514 kegiatan,” tukasnya.

Dengan apa yang telah dicapai dalam tahun 2020 ini, Agung meyakinkan akan meningkatkan kinerja personel yang lebih baik ditahun selanjutnya.

 

 

Reporter: Akmal

Comments

Pos terkait