Remaja Edarkan Narkotika Atas Perintah Napi Lapas Kelas IIA Pekanbaru

  • Whatsapp
Kapolsek Senapelan AKP Dhanny Andika memberikan keterangan saat ekspos pemusnahan barang bukti ungkap kasus peredaran narkotika.

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Pengendalian narkotika dari dalam Lapas Kelas II A Pekanbaru kembali terungkap, kini polisi tengah melakukan upaya koordinasi dengan pihak Lembaga Pemasyarakatan itu untuk melakukan penyelidikan.

Hal itu terungkap setelah pengedarnya tertangkap basah di rumah penjaga sekolah SLTP Negeri 43 Pekanbaru, saat itu tengah membagi-bagi narkotika untuk diedarkan kembali.

Diduga pengedar inisial JA alias Akbar (25) ternyata sudah beroperasi sejak Agustus 2020 yang diduga dikendalikan oleh narapidana dari dalam Lapas Kelas II A Pekanbaru.

Dari tangan kurir tersebut, polisi menyita narkotika jenis sabu seberat 599,14 gram dan narkotika jenis ektasi sebanyak 359 butir.

“Dari hasil pengembangan kami, jaringan ini dikendalikan masih (berasal, red) didaerah salah satu Lapas di Kota Pekanbaru, dan masih kita dalami,” kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya melalui Kapolsek Senapelan AKP Danny Andhika Karya Gita saat ekspos pemusnahan barang bukti di Mapolsek Senapelan, Selasa (29/12).

Dari hasil interogasi terhadap diduga pengedar, polisi sudah mengantongi identitas pengendali yang berada di dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru itu.

“Ada satu (DPO, red) inisial J alias James, yang dalam Lapas tu. Saat ini masih kita dalami atas nama J ini, kita koordinasi kan dengan pihak Lapas. Dari pihak Lapas juga belum ada (keterangan, red) untuk siapa yang memiliki nomor ini,” tukasnya.

Diduga pengedar JA alias Akbar (25) ini mendapat perintah dari pengendali J alias James ini, mereka berkomunikasi via telfon seluler. JA alias Akbar akan diarahkan untuk menjemput narkotika disuatu tempat dan juga diarahkan kepada siapa akan dijual.

“Yang bersangkutan (pengedar JA alias Akbar, red) mendapat telfon untuk mengambil (narkotika, red) disuatu tempat. Otak pelaku ini (pengendali J, red) memerintahkan atau menyuruh untuk menjual ke si A, ke Si B,” singkat Danny.

 

 

Reporter: Akmal

Comments

Pos terkait