Polisi Masih Selidiki, Insiden Tenggelamnya Kapal Banawa Nusantara yang Tewaskan Satu Orang Penumpang

  • Whatsapp
Kondisi Kapal Pariwisata Banawa Nusantara Milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kampar saat tenggelam di Danau PLTA Koto Panjang.

HALUANRIAU.CO, KAMPAR – Kepolisian Resor (Polres) Kampar terus melalakukan penyelidikan terkait insiden tenggelamnya Kapal Pariwisata Banawa Nusantara di Danau PLTA Koto Panjang yang mengakibatkan 1 orang penumpang tewas dalam peristiwa tersebut.

Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi – saksi termasuk dinas terkait.

“Saat ini kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap 5 orang saksi, masih kita lakukan pemeriksaan saksi – saksi lainnya dan juga dari Dinas terkait,” ujar Kasat Reskrim AKP Bery Juana Putra, kepada haluanriau.co Selasa (29/12/2020).

Bery menagatakan bahwa saat ini pihaknya masih menjadwalkan pemenggilan terhadap saki – saksi lainnya. Karna menurut dia saat ini pihaknya masih fokus kegiatan pengamanan libur natal dan tahun baru.

“Sementara kita jadwalkan, karena saat ini masih fokus Pam (pengamanan) tahun baru, karena anggota terlibat sprin Pam. Insyaallah awal bulan tahun baru, sudah kita progreskan lagi ke Dinas Pariwisita dan Perhubungan,” kata mantan Kasat Reskrim Polres Bulukumba itu.

Sementara itu, terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kampar Zulia Dharma, saat dikonfirmasi terkait anggaran renovasi Kapal Banawa ia mengungkapkan bahwa anggaran yang digunakan oleh pihaknya adalah dana pribadi.

“Untuk rehab kapal itu, tidak menggunakan dana Pemda sedikitpun. Dana Pemda tidak ada disitu, melainkan dana pribadi orang itu,” kata Zulia Darma belum lama ini.

“Rehabnya tidak berat, hanya menambah pagar saja. Nanti setelah itu diperbaiki dan rencananya baru diajukan standarisasinya dan dicek lagi,” sambung dia saat disinggung terkait apa saja kapal itu yang di renovasi.

Kadis Pariwisata itu juga mengaku sampai saat ini dirinya belum melihat kondisi kapal yang sudah direnovasi tersebut. Karna ia berdalih kalau dirinya kemarin sibuk dirumah sakit.

“Sampai sekarang saya belum melihat kondisi kapal tersebut, saya hanya melihat gambar saja. Jadi saya tidak tau betul kondisinya,” ucap Zulia Darma.

Menurut Zulia, kapal hibah dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah diserahkan oleh pihak Dinas Perhubungan ke pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar.

“Kapal sudah diserahkan oleh pihak Dinas Perhubungan beserta nakoda yang bersertifikat lengkap,” katanya.

 

 

Reporter: Amri

Comments

Pos terkait