Viral, Video Panas Mirip Anggota DPRD Pelalawan Menyebar

  • Whatsapp

HALUANRIAU.CO, PELALAWAN-Pelalawan dihebohkan dengan menyebarnya video panas yang mana pemeran laki laki nya diduga mirip dengan oknum anggota DPRD Pelalawan saat ini.

Video berdurasi 42 detik itu, tersebut mulai menuai kontroversi juga kekecewaan dari masyarakat.

Salah seorang tokoh pemuda Pelalawan, Tomi Abdurrahman SH mengaku kecewa dengan beredarnya video tidak senonoh itu, diduga kuat orang atau kelompok yang menyebarluaskan video tersebut memiliki unsur kesengajaan dan sangat bertentangan dengan budaya maupun adat istiadat di bumi melayu.

“Perbuatan yang dilakukan laki-laki maupun perempuan dalam video tersebut merupakan perbuatan yang amat tercela, sementara melayu dikenal sangat menjunjung tinggi nilai kebudayaan, wajar saja banyak masyarakat yang kecewa,” ujar Tomi.

Tomi berharap bahwa pemeran laki laki di video tersebut bukanlah yang dimaksud tapi hanya sekedar mirip anggota legislatif yang sudah dipilih masyarakat periode 2019-2024, karena menurut Tomi tidak mungkin saja ada seorang tokoh yang sudah dipercaya rakyat mau melakukan hal yang tidak pantas seperti demikian.

Akan tetapi, apabila laki-laki yang berada dalam video tersebut benar-benar diperankan oleh wakil rakyat yang dimaksud, Tomi menilai bahwa anggota DPRD itu tidak layak lagi menjalankan amanah, bahkan dianggap telah mengkhianati konstituennya, bahkan juga seluruh masyarakat Pelalawan.

“Jika laki-laki dalam video itu sesuai dugaan masyarakat, tentu kita tidak menginginkan wakil yang tidak menghargai nilai-nilai ketimuran, apalagi sampai direkam dan tersebar seperti saat ini, namun kita tetap berharap laki-laki dalam video tersebut hanya mirip dan bukan wakil rakyat,” ulasnya.

Sementara itu Kepolisian Daerah (Polda) Riau terkait persoalan Video itu, telah beredar di medsos sekitar 2 bulan terakhir dan saat ini kasus tersebut tengah bergulir di bagian Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Riau, Kombes Pol Sunarto menjelaskan bahwa kasus yang menimpa salah seorang Anggota DPRD Pelalawan itu sudah dilaporkan ke Polda Riau dan sudah dalam proses penyelidikan.

Sunarto juga menyebutkan bahwa kasus tersebut terkait Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU – ITE), dimana kasus ini terkait penyebar luasan dan pencemaran nama baik terhadap salah seorang anggota legislatif. “Ada laporannya sedang dilidik tentang UU ITE,” katanya melalui pesan whatsapp.

 

 

Sumber: riauterkini

Comments

Pos terkait