Pemprov Tak Berhak Ajukan Penangguhan Penahanan Yan Prana

  • Whatsapp
Sekdaprov Riau Yan Prana Jaya saat digiring menuju mobil tahanan.(Istimewa)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Upaya Pemerintah Provinsi Riau mengajukan permohonan penangguhan penahanan terhadap Yan Prana Jaya Indra Rasyid dimungkinkan tidak membuahkan hasil. Pemprov dinilai tidak berhak melakukan upaya itu.

Demikian ditegaskan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Hilman Azazi, Rabu (23/12). Pernyataan itu menanggapi rencana Pemprov Riau mengajukan permohonan penangguhan penahanan terhadap Yan Prana, tersangka dugaan korupsi anggaran rutin dan kegiatan pada Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Siak tahun 2013 sampai 2017.

Dikatakan Hilman, hingga Rabu sore, pihaknya belum ada menerima permohonan dimaksud. “Belum masuk. Secara resmi belum masuk,” ujar Hilman Azazi.

Seandainya pun ada, permohonan itu dimungkinkan tidak akan disetujui. Menurut Hilman, di dalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) telah diatur, siapa-siapa pihak yang diperkenankan untuk mengajukan permohonan penahanan tersangka.

“Di dalam KUHAP, yang mengajukan permohonan itu keluarganya, atau penasehat hukumnya. Bukan dari Pemprov. Ini perkara sifatnya bukan pemerintah, pribadi ni,” tegas mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ponorogo, Jawa Timur (Jatim) itu.

Jika pengacara atau keluarga dari Yan Prana yang mengajukan surat penangguhan, Hilman memberikan tanggapannya.

“Dikaji, dinilai, (tergantung) pendapat penyidik lah,” sebut Hilman.

Sebelumnya, Hilman menyampaikan alasan penahanan terhadap Yan Prana. Orang dekat Gubernur Riau Syamsuar itu dikhawatirkan akan menghilangkan barang bukti dan melakukan penggalangan saksi-saksi.

“Dikhawatirkan menghilangkan barang bukti. Pertama dugaan yang kita informasikan itu, penyidik berpendapat adanya barang bukti itu yang dirusak, kemudian dihilangkan,” beber Hilman.

“Adanya penggalangan, underpressure terhadap saksi. Cuma siapa yang melakukan, (penyidik) tidak tahu kan. Apakah orang di sekitar-sekitar itu (Yan Prana,red),” sambungnya menutup.

Diketahui, Yan Prana Jaya telah dijebloskan ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru pada Selasa (22/12) kemarin. Dia dititipkan di sana untuk 20 hari ke depan.

Penulis : Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait