Cinta Ditolak, Pria Bengkalis Lempar Rumah ‘Gebetan’ dengan Molotov

  • Whatsapp

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Seorang pria asal Bengkalis nekat melempar bom molotov ke rumah ‘gebetannya’ yang berada di Jalan Cemara Kelurahan Limbungan, Rumbai Pesisir, hingga dua buah kursi yang ada diteras lantai 2 rumah itu terbakar.

Perisai itu berlangsung pada Sabtu (12/12) tengah malam, tak berselang lama polisi berhasil menangkap pria tersebut di sebuah tempat di Bengkalis.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya melalui Kapolsek Rumbai Pesisir AKP Maitertika, Sabtu (19/12), menyebutkan bahwa kisah asmaralah yang menjadi pemicu tindakan kriminal tersebut.

“Dari hasil interogasi, pelaku merasa sakit hati karena ungkapan cintanya di tolak oleh korban,” kata Maitertika.

Pria tersebut ialah RS alias Remon (35), niat dari pelaku bukan sekedar melemparkan molotov saja melainkan ingin membunuh gadis yang menolak cintanya itu dengan cara membakar rumah dengan molotov tersebut.

“Ketika peristiwa itu terjadi, korban saat itu sedang berada di kamar lantai 2 rumahnya, tiba tiba korban mendengar suara ledakan dari arah teras luar lantai atas rumahnya, lalu korban berlari mengecek ke arah sumber suara, dan di dapati api sudah menyala membakar 2 buah kursi kayu yang berada di teras atas rumahnya,” sambungnya.

Pelaku saat melakukan aksinya tidak sendirian, dia mengajak rekannya inisial ARS alias Ahmad (33) yang juga warga Bengkalis. Berselang empat hari dari peristiwa itu, ARS alias Ahmad pun berhasil diringkus.

“Mereka (pelaku, red) sudah menyiapkan botol M.150 yang menjadi bahan molotov di jembatan Siak IV, setelah selesai merakit, keduanya langsung menuju rumah korban dan melakukan aksinya,” tukasnya.

Kedua pelaku dikenakan pasal 187 ayat (1.e) dan (2.e)  K.U.H.Pidana, setelah dilakukan pemeriksanaan urine dengan hasil (+) mengandung amphetamin.

 

 

Reporter: Akmal

Comments

Pos terkait