Angka Kesembuhan Positif Covid-19 di Riau Capai 89,62 Persen

  • Whatsapp
Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir memberikan keterangan Pers didampingi Dirut RSUD Arifin Ahmad dr Nuzelly

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Tingkat kesembuhan pasien terkomfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Riau, mencapai angka 89,62 persen, atau 20.231 pasien yang sembuh. Dan persentase ini lebih tinggi bila dibandingkan dengan persentase kesembuhan nasional 82.08 persen, atau 516.655 pasien sembuh.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan, angka kesembuhan di Riau ini setiap harinya terus bertambah, seiring berkurangnya kasus positif di Riau. Dimana angka penambahan kasus positif selalu dibawah angka kesembuhan.

“Persentase angka kesembuhan di Riau itu diatas rata-rata nasional setiap harinya. Dimana angka kesembuhan di Riau mencapai 89,62 persen, karena pasien yang sembuh di Riau itu terus mengalami peningkatan, baik yang menyelesaikan karantina mandiri dari Orang Tanpa Gejala (OTG), maupun yang dirawat di Rumah Sakit, banyak juga yang sembuh dan pulang,” kata Mimi, Rabu (16/12).

“Untuk angka kesembuhan nasional itu mencapai 82,08 persen, dan diatas angka kesembuhan dunia yang baru mencapai 70,35 persen, atau 51.323.636 orang yang sembuh se dunia,” kata Mimi lagi.

Sedangkan untuk angka penambahan kasus pasien terkomfrimasi positif di Provinsi Riau, setiap harinya masih terus bertambah. Dimana angka terkomfirmasi positif di Riau mencapai 3,58 persen atau 22.576 kasus terkomfirmasi sejak awal bulan Maret 2020 lalu. Sedangkan persentase terkomfirmasi positif secara nasional 0,86 persen atau 629.429 kasus.

“Dalam beberapa bulan ini penambahan kasus positif di Riau itj fluktuatif, terkadang naik terkadang turunnya drastis. Apalagi pada masa kampanye Pilkada di 9 Kabupaten Kota, ada peningkatan, walaupun tak banyak. Kasusnya terjadi pada KPPS nya yang terkomfirmasi positif, dan dari hasil tracing,” ungkap Mimi.

Mimi kembai mengingatkan kepada masyarakat Riau, agar tetap waspada dan selalu mendisiplinkan protokol kesehatan. Karena tanpa memakai masker, sering mencuci tangan dan menghindaei kerumunan, maka kasus positif akan terus bertambah.

“Kami tidak bosannya menghimbau masyarakat, pakailah masker, kalau setelah melakukan aktifitas selalu mencuci tangan. Kemudian hindari kerumunan, termasuk pada saat makan dirumah makan, usahakan jangan berbincang dan menjaga jarak. Itulah caranya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19,” jelasnya.

“Begitu juga kalau ada acara usahakan diruangan terbuka, dan jangan lama-lama saat mengadakan pertemuan atau rapat dalam ruangan. Karena dalam ruangan tanpa ada ruag terbuka, akan mempermudah virus menyebar. Cukup dua jam saja mengadakn pertemuannya, agar kita terhindar dari penyebaran virus Covis-19,” kata Mimi lagi.

Comments

Pos terkait