Petugas Satpas SIM Perawang Diduga Persulit dan Lakukan Pungli Kepada Pemohon SIM Baru

  • Whatsapp
Syahroni Sitanggang memperlihatkan sertifikat Basic Safty Driving Truck

HALUANRIAU.CO, SIAK – Syahroni sitanggang salah seorang warga Kabupaten Siak Provinsi Riau, merasa kesal dan kecewa terhadap pelayanan Satpas SIM Perawang Polres Siak.

Pasalnya Sitanggang sapaan pria itu ingin melakukan peningkatan SIM A menjadi SIM B di Satpas SIM Perawang, yang mana Sitanggang telah mengikuti prosedur yang dianjurkan petugas Satpas agar ke Pekanbaru untuk mengambil Sertifikat Klipeng ke RSDC Kota Pekanbaru terlebih dahulu.

Setelah satu harian Mengurus Klipeng untuk mengurus peningkatan SIM A menjadi SIM B di RSDC Kota Pekanbaru, Pada hari Jumat (11/12/2020) Sitanggang mendatangi kembali Satpas SIM Perawang, namun betapa kecewanya Sitanggang saat petugas mengatakan “Bapak Kembali kemari (satpas – red) tiga hari lagi”, karena bapak gagal ujian teori, kisahnya pada awak media.

“Saya sudah habiskan waktu satu harian ke kota Pekanbaru untuk mengurus Klipeng, dengan biaya yang tidak sedikit, kata petugas Polisi di sana, di Satpas Perawang hanya tinggal foto dan cetak SIM saja lagi, karena kesehatan dan fisikologi sudah diambil di Pekanbaru, ucapnya.

“Tiga hari lagi disuruh datang, ujung-ujungnya minta uang untuk bisa dicetak SIM nya, ujar Sitanggang kesal.

Mendapat penjelasan dari warga yang merasa dirugikan oleh petugas Satpas Sim Perawang, awak media mencoba menanyakan dan menyampaikan hal tersebut kepada Kasatlantas Polres Siak AKP Rosna Meilani SIK.

Terima Kasih infonya bang, saya cek, jawabnya singkat melalui akun Wash APP (WA), sementara Baur SIM Polres Siak Bripka Maryadi saat di hubungi via telp tidak menjawab.

 

 

Reporter: Dolly Sandro

Comments

Pos terkait