Dua Daerah di Riau Nihil Penambahan Kasus Covid-19

  • Whatsapp
dr Indra Yovi bersama Kadiskes Riau Mimi Yulinarti memberikan keterangan Pers

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau, tetap menghimbau kepada masyarakat Riau untuk tetap waspada terhadap penyebaran kasus Positif Covid-19. Walaupun saat ini kasus positif di beberapa Kabupaten Kota, nihil kasus positif yakni di Kabupaten Kuantan Singingi dan Kepulauan Meranti. Namun masih ada daerah dengan penyebaran yang cukup banham.

Juru bicara satuan tugas (Satgas) Covid-19, dr Indra Yopi, mengatakan, beberapa daerah masih terjadi penyebaran covid-19 yang cukup tinggi dan cepat. Terkadanf terjadi penurunan sehingga daerah tersebut tidak konsisten dalam penyebaran covid-19. Dan ada beberapa daerah yang penyebaran covid-19 nya berkurang secara konsisten.

“Daerah-daerah yang saat ini dengan cepat penambahannya yakni Pekanbaru, Dumai, Siak Bengkalis dan Kampar. Yang relatif stabil itu Kuantan Singingi sama Meranti. Nah itu masih relatif terkendali, yang lain peningkatan luar biasa.
Secara nasional ini juga ada yang mengkhawatirkan angka secara nasional Rt itu 20 persen lebih, artinya 20 persen itu dari 100 pasien covid 100 sample yang diperiksa kurang lebih 20 persenya positif, nah ini angka Rt nya,” kata Indra.

“Dan itu menjadi suatu sinyal yang harus dibuat oleh pemerintah dan semua lapisan masyarakat, untuk ikut bersama mengendalikan covid-19, dengan cara menjalankan protokol kesehatan. Tetap memakai masker, sering mencuci tangan, jaga jarak, dan ini bisa mengurangi penyebaran covid-19,” jelas Indra lagi.

Dokter ahli paru ini mengatakan, untuk jumlah kasus kematian akibat covid-19 di Riau, setiap harinya juga tinggi. Hal ini karena jumlah kasus yang bertambah, namun jumlah kematian masih dibawah rata-rata nasional. Pasien yang terkena covid dan meninggal dunia dan usia diatas 50 tahun dan penyakit penyerta. Beberapa kasus yang datang kondisi yang sudah berat, jadi sudah sesak nafas berat baru datang ke Rumah Sakit.

“Ada empat ciri covid-19 yang bisa kita ketahui segera, yang pertama tidak bergejala sama sekali, kedua gejala ringan tidak bergejala dan rinagn boleh dirumah. Gejala ringan seperti kehilangan penciuman, kedua batuk ringan, demam tapi tidak mentap baik turun dan tidak ada sesak. Tapi seandinya muncul gejala sedang sesak mulai muncul, sesak mesti tidak berat didada, cepat datang ke RS mendapatkan oksigen,” jelasnya.

“Selanjutnya demamnya konsisten dikasi obat turun naik lagi, selanjutnya batuk terus menerus dan tidak hilang, setiap lima menit batuk, itu gejala sedang.

Seandainya saah satu itu ada pada orang terkena covid tolong datang ke RS. Jangan sampai sesak nafas, dua tiga hari ditahan dulu, dan ini tidak bisa dibantu secara maksimal,” tegas Indra Yopi.

Sementara itu, dari informasi per hari Senin (30/11) di Provinsi Riau terdapat penambahan 138 kasus Terkonfirmasi Covid-19. Kabar baiknya, terdapat penambahan 176 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh. Kabar duka, terdapat penambahan 6 pasien yang dinyatakan meninggal dunia karna Covid-19.

Total Terkonfirmasi 20.034 kasus (Isolasi Mandiri 1.712 orang, rawat di RS 263 orang, sembuh 17.602 orang dan 457 meninggal dunia). Suspek yang Isolasi mandiri berjumlah 6.775 orang, Isolasi di RS berjumlah 35 orang, Selesai Isolasi berjumlah 47.161 orang, meninggal berjumlah 167 orang. Total Suspek berjumlah 54.138 orang.

 

 

Reporter: Nurmadi

Comments

Pos terkait