Kejaksaan Sikapi Pandemi dengan Digitalisasi

  • Whatsapp
Talk Show Haluan Riau bersama Kajati Riau, Mia Amiati membahas kinerja dan sikap Kejaksaan selama Pandemi

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Aktivitas pelayanan penegakan hukum di Riau, khususnya di jajaran kejaksaan, ikut terdampak akibat pandemi covid-19. Namun, masalah tersebut sudah bisa teratasi dengan sistem digitalisasi yang diterapkan.

Demikian penuturan Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Mia Amiati saat Talk Live Haluan Riau 3 M yang digelar secara virtual, Kamis (26/11). Acara ini disiarkan secara langsung melalui fans page facebook Haluan Riau dan portal berita riaumandiri.co.

Talk Live yang dimoderatori Erma Srimelyati kali ini mengangkat tema: Jurus Jitu Tokoh: Tetap Sehat dan Produktif di Tengah Pandemi Covid-19.

Dalam kesempatan tersebut, Mia Amiati membeberkan bagaiamana instansi yang dipimpinnya itu bekerja selama pandemi Corona Virus Disease (Covid19) berlangsung.

Kajati tidak menampik bahwa instansi yang dipimpinnya itu ikut terdampak akibat pandemi.

Namun, seiring berjalannya waktu, instansi penegak hukum itu mulai menyesuaikan diri dengan situasi pandemi Covid 19. Beberapa strategi mulai diterapkan, yakni mengalihkan pelayanan ke sistem digital.

“Kami mempunyai kewajiban bagaimana tetap bisa untuk bekerja dengan memberikan pelayanan yang maksimal, strateginya dialihkan ke digitalisasi pelayanan,” katanya.

Sejauh ini, sudah ada 19 portal yang bisa diakses oleh masyarakat jika ingin mendapatkan pelayanan dari instansi penegak hukum itu.
Tidak rumit, bahkan portal itu diyakini lebih memudahkan masyarakat ketika ingin mendapatkan pelayanan. Hanya tinggal mengisi format yang tercantum dan mengisi sesuai dengan pelayanan yang diinginkan, setelah itu petugas akan menindaklanjuti.

Selain lebih hemat waktu, tentu pelayanan seperti ini lebih efisien dan mudah tanpa harus antre. Semua pelayanan ini merujuk kepada aturan yang tidak membolehkan untuk membuat kerumunan.

“Proses persidangan pun sudah berjalan secara daring, apa yang kita lakukan ini agar kami bekerja dengan intensif namun aman dan nyaman,” ulasnya.

Kajati juga membocorkan bagaiamana jurus agar selalu fit di masa pandemi dan untuk meningkatkan daya tahan tubuh hingga dapat bertahan dari serangan virus khususnya virus covid-19.

Pertama, dalam keseharian harus membuat list pekerjaan, apa yang menjadi tugas untuk hari itu harus dicatat. “Ini bertujuan agar kita bisa menata pekerjaan dengan baik dengan pikiran yang lebih tenang. Harus rutin berolahraga meski olahraga kecil namun sifatnya membuat tubuh tetap bugar. Lalu, cari aktivitas kecil di luar pekerjaan, menggali potensi diri,” ungkapnya.

Yang terpenting, jaga pola pikir yang sehat sebab pikiran sangat memengaruhi kondisi tubuh. Jika pikiran sehat tentu tubuh akan tetap bugar, begitu juga dengan sebaliknya.

“Berdoa juga, dan kita optimis bahwa semua musibah ini akan berakhir. Kelola manajemen stress, jaga pola pikir,” tukasnya.

Comments

Pos terkait