Jaksa Pindahkan 83 Tahanan ke Rutan Pekanbaru, Ini Alasannya

  • Whatsapp
Kasi Pidum Kejari Pekanbaru, Robi Harianto memimpin langsung proses pemindahan tahanan.(Istimewa)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Pihak Kejaksaan di Pekanbaru memindahkan 83 tahanan ke Rumah Tahanan Negara Kelas I Pekanbaru. Kelebihan kapasitas di sel tahanan kantor kepolisian menjadi alasan pemindahan tersebut.

Sebelumnya, puluhan tahanan itu tersebar di sejumlah sel tahanan kantor kepolisian di Kota Pekanbaru. Rinciannya, 17 tahanan dari sel Polda Riau, 40 orang dari sel tahanan Polresta Pekanbaru, 13 tahanan dari sel Polsek Bukitraya, dan 13 tahanan Polsek Tenayan Raya yang dititipkan di sel Polsek Rumbai Pesisir.

“Total tahanan yang kita pindahkan ke Rutan Pekanbaru pada hari ini sebanyak 83 orang,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, Robi Harianto, Kamis (19/11).

Menurut Robi, pemindahan tahanan ini dilakukan atas permintaan pihak Polda Riau dan Polresta Pekanbaru. Tidak tertampungnya tahanan di sel tahanan kepolisian, menjadi dasar permintaan tersebut.

“Dikarenakan ruang sel tahanan (kantor kepolisian) yang kecil dan tidak memadai. Sudah over kapasitas tahanan di masing-masing sel kantor kepolisian,” sebut Robi.

Lanjut dia, tahanan yang dipindahkan itu adalah mereka yang sedang menjalani proses sidang, dan yang sudah divonis bersalah berdasarkan putusan yang berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

Lebih lanjut Robi mengatakan, para tahanan yang dipindahkan itu adalah mereka yang dinyatakan sehat, dan bebas dari Covid-19. Itu dibuktikan dengan hasil pemeriksaan kesehatan dan rapid test yang dilakukan petugas medis yang ditunjuk.

“Sebelum dilakukannya pemindahan, para tahanan sudah dilakukan pemeriksaan rapid test yang dilakukan di Polda Riau, Polresta Pekanbaru, Polsek Bukit Raya dan Polsek Rumbai Pesisir. Rapid test itu dibantu oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dengan hasil non reaktif,” kata dia.

“Hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan dan penanganan Covid-19 sesuai dengan surat dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI Nomor : PAS-PK.01.01.01-679 tanggal 20 Mei 2020 perihal Penerimaan Tahanan yang telah berkekuatan Hukum Tetap,” sambung mantan Kasi Intelijen Kejari Batam, Kepulauan Riau (Kepri) itu.

Terhadap hal tersebut, sebut dia, merupakan dari tugas Kejaksaan yang berdasarkan Pasal 30 ayat (3) huruf (b) Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia. Dalam aturan tersebut dinyatakan, ‘Di bidang pidana, Kejaksaan mempunyai tugas dan wewenang : melaksanakan penetapan hakim dan putusan pengadilan yang memperoleh kekuatan hukum tetap’.

Dalam proses pemindahan itu, sejumlah Jaksa dan pegawai Kejari Pekanbaru dilibatkan, baik dari seksi pidana umum, pidana khusus, maupun intelijen.

“Pemindahan tahanan ini juga dibantu oleh petugas pengawalan dari Sat Tahti Polresta Pekanbaru dan Sabhara Polsek Bukitraya,” pungkas Kasi Pidum Kejari Pekanbaru, Robi Harianto.

 

Penulis : Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait