Aturan Covid-19 Bisa Berjalan Maksimal Jika Ada Kepercayaan

  • Whatsapp
Talk Show yang diselenggarakan Haluan Riau terkait Pandemi dengan narasumber Prof Alaiddin Koto

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Saya ke Jepang saya bertemu dengan mahasiswa asal Negeri Sakura itu. Saya melihat mereka mau antri dengan baik dan menjalankan aturan aturan lain tidak dengan terpaksa. Saya Tanyakan kepada mereka bagaimana mereka bisa sepatuh itu terhadap aturan yang dibuat.

Lalu mereka menjawab bahwa mereka percaya dengan aturan yang dibuat oleh Pemerintah itu adalah untuk kebaikan mereka dan itu. Kepatuhan akan aturan disiplin dan lainnya itu juga dilakukan langsung oleh pemerintahan mereka. Jadi bukan untuk masyuarakat saja.

Itu sepenggalan cerita yang disampaikan oleh Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau, Profesor Alaiddin Koto saat acara Talk Live Haluan Riau yang digelar di Gedung Riau Pers, Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Kamis (12/11).

“Gubernur Riau akan mengeluarkan surat keputusan yang tegas terhadap para pelanggar Covvid-19 di Riau, bahkan bisa pada ancaman pidana dan saya sependapat dengan dengan itu untuk menjalankan sanksi hukum tegas sesuai dengan Undang- undang kesehatan tahun 2018 bagi pelanggar protokol kesehatan, ucap Alaidin.

Aturan yang dibuat tersebut sejuah mana sudah mengakomodir semua kepentingan masyarakat. Siapa saja sasaran dari aturan tersebut. Jangan saja untuk masyarakat saja tetapi saat pemerintah ataua pihak berwenang yang melanggar tidak ada tercantum dalam aturan tersebut.

“JIka pemerintah sudah terlebih dahulu memberikan contoh menjalankan aturan tersebut dan dapat menimbulkan kepercayaan bagi masyarakat, maka aturan tersebut akan otomatis dijalankan meskipun tak ada sangsi sekalipun, tegas Alaidin.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Riau harus libatkan seluruh elemen penting yang ada. Terkadang masyarakat tidak yakin dengan aturan pemerintah atau tidak paham, tetapi ketika itu disampaikan oleh orang yang mereka percayai, maka mereka akan jalankan aturan tersebut.

“Penguasa wajib menegakkan hukum itu. Maka apa yang disampaikan gubernur tentang Perda itu wajib dijalankan dengan maksimal karena bermuara kepada kemaslahatan umat,” jelasnya.

Hukum agama itu tidak akan tegak kalau kekuasaan tidak menegakkannya.

“Mari sama- sama kita menjaga kesehatan, kalau ada yang tidak perduli tapi jangan buat orang lain menjadi sengsara karenanya,” tutup Profesor.

Comments

Pos terkait