Riau Masuk 10 Besar Harapan Hidup Terbaik Nasional

  • Whatsapp

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Provinsi Riau, masuk dalam 10 besar Provinsi dengan harapan hidup terbaik nasional, dan untuk wilayah Sumatra Riau berada di posisi puncak. Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran tim kesehatan, dan bukti kerja keras dokter, bidan dan perawat dan tenaga kesehatan lainnya yang ambil bagian dalam pembangunan kesehatan di Riau.

“Alhamdulillah, hari ini Riau masuk 10 besar angka harapan hidup terbaik secara nasional. Angka harapan hidup ini salah satu indikator pelayanan kesehatan semakin meningkat. Alhamdulillah di Sumatera Provinsi Riau peringkat satu,” ujar Gubri, Syamsuar, saat menyampaikan arahan hari kesehatan Nasional, di Puskesmas Batu Panjang, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Jumat (6/11).

“Sejauh ini petugas kesehatan kabupaten/kota, sampai kepelosok desa yang memberi menangani pasien Covid-19. Termasuk pelayanan gizi bayi, ibu hamil dan menyusui, stanting, dan lainnya dalam rangka mewujudkan masyarakat sehat,” ujar Gubri lagi.

Dijelaskan Gubri, Pemerintah Provinsi, dalam memberikan pelayanan kesehatan, hanya bisa memberikan motivasi, semabgat dan orongan agar masyarakat hidup sehat. Ia berharap, prestasi ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan, dan Riau masih menjadi Provinsi tempat harapan hidup. Termasuk dalam menyelesaikan penanganan Covid-19.

“Saya harap dengan adanya prestasi ini bukan berarti kita harus berbangga, tapi hendaknya ini jadikan semangat kita meningkatkan pelayanan kesehatan. Apalagi sekarang kita dihadapkan dengan pandemi Covid-19, maka kita harus waspada dan tidak boleh lalai, karena kita tidak tahu sampai kapan berakhir Covid-19 ini,” ungkap Gubri.

Pada kesempatan tersebut, Gubri kembali mengingatkan kepada masyarakat yang ada di Rupat, untuk tetap menjalankan arahan pemerintah, dalam mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Di Kabupaten Bengkalis, kasus positif masih terjadi, namun ada penurunan.

“Karena itu, tak ada kata lain kita harus menjalankan arahan pemerintah menerapkan protokol kesehatan, terutama memakai masker. Karena Covid-19 ini tak mengenal kita dari mana, orang kaya atau miskin, dari kota atau kampung. Paling tidak dengan pakai masker bisa 70 persen menghindari dari penularan Covid-19,” tegas Gubri.

“Artinya kalau kita sayang dengan diri kita dan keluarga harus pakai masker. Petugas kesehatan saat melakukan sosialisasi, atau memberi masker harus dijelaskan kepada masyarakat manfaat mememakai masker, sebab masih ada masyarakat yang mengatakan apa gunanya pakai masker,” katanya.

Turut hadir pada acara tersebut, Pj Bupati Bengkalis, Syahrial Abdi, Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Riau, dan Kabupaten Bengkalis. Usai memberikan arahan, Gubernur dan Pj Bupati, membagikan masker, dan meninjau rapid swab, serta pemeriksaan kesehatan.

 

 

Reporter: Nurmadi

Comments

Pos terkait