Hikmah Pandemi, Pelajar SMPN 1 Seberida Buat Buku Antologi

  • Whatsapp
Cover buku Antologi karya siswa SMPN 1 Seberida yang dibuat selama pandemi

HALUANRIAU.CO, RENGAT – Keluarga besar SMPN 1 Seberida patut berbanga diri karena selama masa pandemi covid 19 yang menyakitkan ini, beberapa siswa sekolah tersebut mampu mencetak prestasi dengan mencetak buku secara antologi.

Alus Musyhar Laily, guru SMPN 1 Seberida selaku pembimbing penulisan buku yang berjudul “Separuh Napas di Langit Fajar” menyebutkan bahwa buku ini merupakan buku antologi cerpen tentang persahabatan.

“Ada sembilan orang pelajar yang berkarya dalam penulisan buku ini. Sengaja dipilih tema persahabatan, dikarenakan dunia remaja tidak jauh dari persahabatan,” ungkap Alus

Sembilan orang pengarang tersebut merupakan siswa siswi kelas 7 dan 8. Mereka adalah Amelia Kartini, Aulia Nurul Ihza, INtan Larasati Yandra, M. Azhriel Akbar, Meutya Anindya Putri, Miaura Desvira, Nafila Nardia Putri, Naura Hanniyah Syahmi dan Zilla Mardhatillah.

Saat ditanya terkait perjuangan siswa siswinya, Alus menyebutkan, bahwa mereka bekerja keras meyakinkan diri sendiri, bahwa meski masih di usia muda, namun tidak menghalangi mereka untuk mencipta karya. Selain itu, mereka juga harus meyakinkan orang tua mereka, untuk mendukung penuh kegiatan yang bernilai positif ini.

Alus menambahkan, bahwa buku ini selesai dibuat dalam tempo waktu hanya satu bulan, termasuk mulai dari perekrutan tim penulis. Buku ini juga tidak akan selesai tanpa adanya dukungan dari pihak sekolah.

Alus menyampaikan terima kasih kepada seluruh rekan kerja di SMPN 1 Seberida yang turut berpartisipasi dalam sebuah komitmen untuk menerbitkan buku versi siswa. Juga, terima kasih istimewa ditujukan kepada kepala sekolah, yang berkontribusi positif atas kegiatan ini.

Sedang Sri Hardono,S.Pd,M.Si, selaku kepala SMPN 1 Seberida menyebutkan, bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan yang bernilai positif oleh siswanya.

“Dengan terbitnya buku karangan siswa SMPN 1 Seberida ini saya merasa senang dan bangga, semoga hal ini bisa menjadi motivasi bagi penulis untuk tetap berkarya, dan bagi siswa lain, agar dapat mengikuti jejak temannya untuk menjadi penulis. Menulislah! Apapun yang akan engkau tulis, anakku. Karena, kita tidak pernah tahu, suatu saat kalian akan menjadi apa” pesannya.

 

 

Reporter: Zuhdi Ansari

Comments

Pos terkait