Mengantisipasi Kecelakaan, Warga Tanami Pisang Lobang Yang Ada di Jalan Syarif Kasim

  • Whatsapp
Keadaan jalan lintas Syarif Kasim di dekat pasar Minggu Kampung Temusai yang rusak dan ditanami batang pisang

HALUANRIAU.CO, SIAK – Diduga warga Kampung Temusai, Kecamatan Bungaraya merasa kesal dan merasa takut dengan adanya lobang-lobang di Jalan Syarif Kasim yang sudah banyak memakan korban,makan mereka menanami pisang di lobang yang berada di dekat Simpang 4 Langsat Permai perbatasan dengan Kampung Temusai atau di dekat pasar Minggu.

“Tanaman pisang itu sudah mulai dari tadi malam sampai sekarang masih berdiri tegak di tengah jalan, kusus nya di tempat lobang yang selama ini sudah memakan korban hingga ada yang meninggal. Tentunya dengan adanya tanaman pisang ditengah jalan, membuat sopir mobil atau motor akan mengurangi kecepatannya untuk melintasi di sekitar lobang tersebut dan tentunya mengurangi lakalantas,” ungkap Wanto, Tokoh masyarakat Kampung Temusai kepada Haluanriau.co, Kamis (04/11/2020).

Hal senada diungkapkan Parlan, bukan di sekitar pasar saja yang berlobang, namun didepan rumahnya juga banyak lobang yang mengaga yang tentunya mengacak keselamatan pengendara yang melintasinya.

“Kami juga heran,padahal jalan lintas didepan rumah saya baru saja dibangun namun sudah rusak kembali,entah itu kualitasnya kurang atau apa kita tidak tahu. Yang jelas kami berharap kepada pemerintah Pemda Siak untuk segera membangun jalan yang rusak ini agar tidak banyak memakan korban,” ungkapnya .

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Perairan (BMP) Siak Irving Kahar melalui Kepala Bidang (KABID) BMP Siak Ari Nofrizal ketika dihubungi melalui telpon selulernya tidak dapat menerima panggilan, dan ketika di hubungi melalui WhatsApp, ia menjawab bahwa akan dilakukan perbaikan dengan dana swakelola.

“Untuk perbaikan jalan tahun ini dengan swakelola, tahun depan rencana kita lakukan dengan pemeliharaan berkala bang,”jawabnya.

Ketika disinggung masalah jalan yang baru diperbaiki cepat rusak, beliau mengatakan bahwa karena seringnya dilintasi mobil yang muatannya melebihi tonase.

“Yang lewat bukan kapasitasnya bang, tak sanggup lagi jalan kita,”pungkasnya dengan singkat.

 

 

Reporter: Sugianto

Comments

Pos terkait