Gegara Rebut Lahan Parkir, Seorang Warga Babak Belur Dihajar Oknum Ormas

  • Whatsapp

HALUANRIAU.CO, ROKAN HILIR – Salah seorang warga Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir IH (44) terkapar hingga tak sadarkan diri karena di hajar segerombolan salah satu Organisasi Masyarakat di Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Rokan Hilir AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK melalui Kapolsek Bagan Sinembah AKP Indra Lukman Prabowo SH SIK.

“Iya benar kita ada mengamankan tiga orang pelaku penganiayaan terhadap salah seorang warga , tepatnya di salah satu gelanggang permainan E-Zone Bagan Batu, kata Indra.

Tiga orang pelaku yang melakukan penganiayaan terhadap warga itu adalah A (40), RSN (35), MSH (39), yang mana para pelaku tersebut merupakan anggota Ormas Pemuda Pancasila.

Menurut pengakuan para pelaku, Motif penganiayaan terhadap korban terjadi karena perebutan masalah lahan parkir, tambahnya.

Lebih lanjut Indra mengatakan, kejadian bermula di Salah satu Gelper di Kota Bagan Batu, Korban IH (44) didatangi beberapa orang pria berseragam Pemuda Pancasila, seketika korban dipukuli secara membabi buta oleh segerombolan pria berseragam Loreng orange itu.

Tak puas sampai disitu, korbanpun diseret ke sebuah mobil Pick-up yang sudah menanti di depan ruko tempat permainan anak-anak yang di dalamnya pria dewasa semuanya.

Ternyata korban dibawa ke kantor MPC Pemuda Pancasila, disana Korban disiram dengan air karena korban tidak sadarkan diri, ujar Alumni Akpol 2009 itu.

Setelah korban siuman , korbanpun dibawa ke Rumah sakit oleh para pelaku untuk mendapatkan perawatan medis.

Tak terima dengan apa yang telah di alaminya, pelakupun membuat laporan resmi ke Mapolsek Bagan Sinembah.

Mendapatkan laporan tersebut, Tim Opsnal Polsek Bagan Sinembah yang di Back-up Opsnal Polres Rohil mengamankan para pelaku di rumah nya masing-masing tanpa perlawanaan.

“Untuk proses hukum lebih lanjut saat ini ketiga pelaku sudah kita amankan bersama barang bukti di Mapolsek Bagan Sinembah, tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya, pungkas Indra.

 

 

Reporter: Dolly Sandro

Comments

Pos terkait