Pengusutan 3 Perkara Korupsi Dana Desa di Kampar Dihentikan, Ini Alasannya

  • Whatsapp
Baru-baru ini, Kajari Suhendri memimpin konfrensi pers di Kantor Kejari Kampar.(Ari Amrizal)

HALUANRIAU.CO, BANGKINANG – Penanganan tiga perkara dugaan korupsi Dana Desa di Kabupaten Kampar tidak dilanjutkan ke tahap penyidikan. Hal itu seiring adanya pemulihan kerugian negara sebesar Rp354 juta.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kampar Suhendri menjelaskan, keuangan negara yang dipulihkan itu berasal dari tiga desa, yakni Desa Batu Gajah Kecamatan Tapung sebesar Rp2,4 juta, Desa Parit Baru Kecamatan Tambang sebesar Rp25 juta dan Desa Tanah Merah Kecamatan Siak Hulu sebesar Rp327.215 742.

“Jadi total kesemuanya dari 3 desa itu sebesar Rp354.615.742,” ujar Kajari Suhendri belum lama ini.

BACA : BACA : PPTK Sandang Status Tersangka Korupsi Makan dan Minum SNUT Serambil Mekah

Pihaknya sempat mengusut perkara ini setelah mendapat laporan dari masyarakat. Kemudian tim dari Seksi Intelijen melakukan pengumpulan bahan dan keterangan. Salah satunya dengan meminta keterangan terhadap pelapor, terlapor, dan pihak lainnya.

Seiring itu pula, para terlapor telah mengembalikan uang negara yang menjadi temuan pihaknya.

BACA : Kejati Riau Usut Proyek Jalan di Kampar Senilai Rp9 M

“Selanjutnya tim kita melakukan verifikasi ke lapangan untuk kemudian dilaksanakan gelar perkara serta ekspos,” lanjut dia.

“Lalu kami mengambil kesimpulan untuk tidak melanjutkan perkara ini ke tingkat penyidikan,” sambung Suhendri menutup.

Penulis : Ari Amrizal
Editor : Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait