PPTK Sandang Status Tersangka Korupsi Makan dan Minum SNUT Serambil Mekah

  • Whatsapp
Kajari Kampar Suhendri, didampingi Kasi Intel Silfanus Rotua Simanulang, Kasi Pidsus Amri Rahmanto, serta Kasi Datun Djunaidi.(Amri)

HALUANRIAU.CO, BANGKINANG – Seorang oknum aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi penyimpangan pengelolaan dana makan dan minum Sekolah Negeri Unggul Terpadu Serambi Mekah.

Sang oknum berinsial S itu merupakan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Dikatakan Kepala Kejari (Kajari) Kampar, Suhendri, pihaknya telah melakukan serangkaian proses penyelidikan dan penyidikan. Pada gelar perkara, pihaknya akhirnya menetapkan seorang oknum ASN sebagai pihak yang disinyalir bertanggung jawab dalam perkara rasuah yang terjadi pada tahun anggaran 2016-2017.

“Kita sudah menetapkan salah seorang oknum yang menjadi tersangka. Oknum tersebut berinisial S yang menjabat sebagai PPTK,” ujar Suhendri, Selasa (27/10).

Saat ini, kata dia, pihaknya berupaya merampungkan berkas perkara S. Selanjutnya bisa dilimpahkan ke tahap penuntutan.

“Dalam waktu tidak lama lagi perkara ini bisa kita limpahkan ke tahap penuntutan. Adapun posisi sekarang dalam pemeriksaan syarat formil maupun materil,” sebut Kajari.

Kajari belum memaparkan modus tersangka dalam perkara itu. Namun dipastikannya, ada potensi kerugian keuangan negara dalam perkara itu sebesar Rp346.596.253. Nilai itu diketahui dari hasil audit yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Riau.

“Semoga cepat kita limpahkan ke pengadian,” pungkas Kajari Kampar, Suhendri.

Penulis : Amri
Editor : Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait