Keinginan Mahasiwa Rohil Terima Beasiswa dari Baznas dan Pemkab Sekaligus Ditolak, Ini Alasannya

  • Whatsapp
Pertemuan antara Pemkab dan perwakilan mahasiswa Rohil yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Mahasiswa Rokan Hilir Menggugat.(Istimewa)

HALUANRIAU.CO, BAGANSIAPIAPI – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir menolak keinginan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rokan Hilir Menggugat dalam hal penerimaan beasiswa. Pasalnya, mahasiswa berharap dapat menerima beasiswa sekaligus, baik dari Badan Amil Zakat Nasional maupun Pemkab setempat.

Hal itu diketahui dari pertemuan yang digelar di Ruang Rapat Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Rohil, Senin (26/10).

Dalam pertemuan itu, hadir Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Rohil, M Job Kurniawan, Asisten I Ferry H Parya, perwakilan Baznas dan Polres Rohil, serta Panitia Penyaluran Beasiswab Bagian Kesra Setdakab Rohil, berikut perwakilan mahasiswa.

Usai pertemuan, Kabag Kesra Kamelia Zulandari menyampaikan, pihaknya menolak permohonan mahasiswa yang meminta agar mendapatkan beasiswa, baik dari Baznas maupun dari pemkab. Hal itu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Pemerintah daerah tidak bisa memenuhi keinginan tersebut karena jika sudah menerima beasiswa dari Baznas tidak diberikan lagi dari Kesra, dan begitu sebaliknya,” ujar Kamelia.

Di samping itu, kata Kamelia, setiap penerima beasiswa dari Baznas, telah menandatangani pernyataan tidak menerima beasiswa yang sama dari Bagian Kesra Setdakab Rohil.

“Mediasi tadi menemukan jalan buntu Karena perwakilan mahasiswa tersebut bersikukuh untuk mendapatkan keduanya sekaligus. Bahkan (mereka) berencana tetap melaksanakan aksinya besok,” sebut dia.

“Demokrasi kita membolehkan melakukan aksi demo. Silakan saja, itu hak mahasiswa,” sambungnya menutup.

 

Penulis : Jhoni Saputra
Editor : Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait