Gelapkan Uang Rp827 Juta, Maneger dan Kasir Kopdit CU Makmur Bersama Cabang Kasikan Diringkus Polisi

  • Whatsapp
KH (Lk 34) dan US alias IK (Pr 25) diamankan di Mapolsek Tapung Hulu.

HALUANRIAU.CO, TAPUNG HULU – KH (Lk 34) dan US alias IK (Pr 25) diringkus polisi karna kasus tindak pidana penggelapan dalam jabatan. Keduanya diduga melakukan penggelapan uang simpanan anggota koperasi kredit (Kopdit) CU Makmur Bersama Cabang Kasikan, termasuk uang kas koperasi dengan nilai keseluruhan sekitar Rp 827 juta.

KH (Lk 34) merupakan Manager di Kopdit CU Makmur Bersama Cabang Kasikan sedangkan US alias IK (Pr 25) adalah Kasir. Kedua tersangka kasus penggelapan ini sempat kabur ke Kota Palembang Sumatra Selatan, namun keberadaanya sempat diketahui.

“Terkuaknya kasus ini bermula sekitar awal September 2020 lalu, dimana anggota Kopdit Cu Makmur Bersama Rosida Br Lumban Gaol datang ke Kantor CU Kasikan menanyakan Dana SISUKA (Simpanan Sukarela Berjangka) dengan memperlihatkan Sertifikat SISUKA atas namanya,” ujar Kapolsek Tapung Hulu AKP Try Widyanto Fauzal SIK, Senin (26/10)

Dikatakan Try, setelah dilakukan pengecekan oleh pelapor melalui namun sertifikat Rosida Br Lumban Gaol tersebut tidak terdaftar. Atas kejadian itu kata dia pada Selasa (6/10/2020) sekitar pukul 09.00 WIB, Tim dari Kantor Pusat melakukan Audit Internal di Kantor Kopdit CU Makmur Bersama oleh Tim, terdiri dari pelapor selaku Koordinator Cabang, Irma Suriani selaku Kabag Keuangan, Ria Julianti selaku General Manager dan Frengky Silaban selaku TPKP (Tim Penanggulangan Kelalaian Pinjaman).

“Dari hasil Audit tersebut ditemukan adanya 6 Sertifikat SISUKA antara lain atas nama Rosida Br Lumban Gaol senilai Rp.100 juta, Irwan Dison senilai Rp. 80 juta, Nelson Lumban Gaol senilai Rp. 100 juta, Zaina Br Lumban Gaol senilai Rp. 30 juta, Nelson Lumban Gaol senilai Rp.120 juta, Renta Br Munthe senilai Rp.150 juta beserta bunga keseluruhan SISUKA senilai Rp. 64 juta,” kata Try.

Lanjut dia, keenam sertifikat tersebut ternyata tidak terdaftar atau fiktif dan terhadap 6 Sertifikat tersebut ditandatangani J.B. Hasugian S.SI yang sudah Pensiun sejak tahun 2017 lalu. Menurut keterangan keenam orang peserta SISUKA yang tidak terdaftar tersebut kata Try bahwa mereka telah menyerahkan dana SISUKA kepada saudara Kardinal Franja Hutauruk yang kemudian menyerahkan sertifikat SISUKA Fiktif.

“Pelapor dan timnya juga menemukan adanya dana di rekening Bank atas nama Kopdit CE Makmur Bersama yang hilang sebanyak Rp.183 juta, selain itu saat Tim melakukan pemeriksaan Brangkas Kantor sebagian besar uang disimpan juga sudah tidak ada,” tutur Try.

“Berdasarkan hasil audit tersebut diketahui telah digelapkan oleh kedua pelaku dana sebesar Rp 827 juta lebih, kemudian untuk menindaklanjuti temuan tersebut Tim menghubungi Kardinal Franja Hutauruk selaku Kepala Cabang dan Ulandika Saragi selaku Kasir, namun mereka berdua sudah tidak bisa dihubungi dan tidak diketahui keberadaannya,” sambung dia.

Selanjutnya kata Try pihak Kopdit CU Makmur Bersama, melaporkan kejadian ini ke Polsek Tapung Hulu pada (13/10/2020) untuk pengusutannya. Menindaklanjuti laporan tersebut ia perintahkan Kanit Reskrim Ipda Irwandy H. Turnip bersama anggota Unit Reskrim lakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

Try menjelaskan setelah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti lainnya, kemudian pada Sabtu (24/10) pelapor menghubungi Kapolsek Tapung Hulu menginformasikan tentang keberadaan kedua pelaku. Setelah diselidiki didapat informasi bahwa kedua pelaku berada di Kota Palembang Sumatera Selatan, lalu pihak Kopdit CU Makmur Bersama berkordinasi dengan Polsek Tapung Hulu, lalu mendatangi kedua pelaku di Palembang untuk membujuknya pulang.

Pada Sabtu (24/10) kedua belaku berhasil dijumpai di Palembang lalu dibujuk dan dibawa pulang ke Tapung Hulu, pada Minggu (25/10) mereka tiba di Tapung Hulu lalu kedua tersangka diserahkan ke Polsek Tapung Hulu untuk proses penyidikannya.

“Saat ini kedua tersangka tengah menjalani pemeriksaan dalam proses penyidikan atas kasus penggelapan dalam jabatan ini,” imbuhnya.

 

 

Reporter: Amri

Comments

Pos terkait