Rugikan Negara Rp1,35 M, Kejari Tahan 3 Tersangka Korupsi di Disdik Kuansing

  • Whatsapp
Kajari Hadiman memberikan keterangan pers di Kantor Kejari Kuansing.(Istimewa)

HALUANRIAU.CO, TALUKKUANTAN – Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi melakukan penahanan terhadap tiga tersangka dugaan korupsi di Dinas Pendidikan kabupaten tersebut. Ketiganya dititipkan di sel tahanan Mapolres Kuansing untuk 20 hari ke depan.

Adapun para tersangka itu masing-masing berinisial AS dari pihak swasta yang melaksanakan pekerjaan, EE selaku Direktur Perusahaan CV Aqsa Jaya Mandiri, dan S selaku Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Disdik Kuansing.

“Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi pengadaan modul eksperimen pembelajaran IPA Sains SD berbasis digital interaktif pada Disdik Kuansing, Tahun Anggaran 2019,” ujar Kepala Kejari Kuansing, Hadiman, Jumat (23/10).

Dikatakan Kajari Hadiman, ketiganya menyandang status tersangka setelah dilakukan serangkaian proses pemeriksaan sebanyak 35 orang saksi, dan 1 orang ahli. Selain itu, penyidik juga telah mengantongi 92 dokumen.

Hasilnya, penyidik menemukan adanya dugaan rasuah yang merugikan keuangan negara senilai Rp1,35 miliar.

Berdasarkan gelar perkara yang dilakukan pada Selasa (20/10) kemarin, ketiganya ditetapkan sebagai pihak yang dinilai bertanggung jawab dalam perkara itu.

“Hari ini kita tahan untuk 20 hari ke depan,” tegas Hadiman.

Diketahui, kegiatan yang disidik Korps Adhyaksa itu memiliki nilai pagu Rp4,5 miliar, dengan angka HPS Rp4.499.990.000.

Ketiganya disangkakan Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, Jo Pasal 18 undang-undang (UU) Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Penulis : Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait