Buron 4 Tahun Lantaran Rampas Motor Jurnalis, Seorang Debt Collector di Binjai Dieksekusi

  • Whatsapp
Terpidana Mhd Syahdani saat dieksekusi di Lapas Binjai.(Istimewa)

HALUANRIAU.CO, BINJAI – Usai sudah pelarian Mhd Syahdani. Terpidana satu tahun penjara dalam perkara kasus perampasan sepeda motor oleh penagih hutang dari sebuah lembaga pembiayaan itu diringkus di suatu tempat di Kota Binjai, Sumatra Utara setelah buron hampir 4 tahun lamanya.

“Benar. Yang bersangkutan kita amankan saat berada di Jalan MT Haryono Kelurahan Jati Karya, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, pada pukul 10.00 WIB,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Binjai Andri Ridwan melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen, Iwan Roy Charles saat dihubungi dari Pekanbaru, Senin (19/10) malam.

Dalam perkara ini, Mhd Syahdani tidak sendiri. Melainkan bersama kelima orang rekannya, yakni, Robert Sembiring, Andra Syahputra, Enfransius Tarigan, Muhammad Faisal Damanik, dan Sihar Parulian Nainggolan. Lima orang yang disebutkan terakhir sudah terlebih dahulu diringkus.

Menurut pria yang akrab disapa Roy itu, penangkapan Mhd Syahdani dilakukan guna menindaklanjuti putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah. Dimana Dani, bisa terpidana disapa, dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana perampasan sebagaimana diatur dalam Pasal 365 subsider 363 jo 404 KUHP.

“Hukumannya adalah satu tahun penjara,” kata mantan Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Bengkalis itu.

Menurut Roy, Dani telah kabur sejak 2016 lalu. Sejak saat itu, pihaknya terus memburu keberadaan pelaku. Sejak 1 bulan terakhir, pihaknya berhasil mencium keberadaan terpidana.

“Setelah mendapatkan informasi pendukung dalam 4 hari terakhir, tim dapat memastikan keberadaan terpidana,” sebut Jaksa yang pernah bertugas di Kejari Siak itu.

Kemudian, pihaknya bersama tim dari Satreskrim Polres Binjai melakukan penangkapan di tempat kerabat terpidana yang menjadi tempat persembunyiannya selama ini. Lalu terpidana diamankan ke kantor Kejari Binjai untuk dilakukan eksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai.

“Eksekusi ini berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan yang berarti,” pungkas Iwan Roy Charles.

Diketahui, perkara hukum yang melibatkan para terpidana itu bermula di tahun 2016 lalu. Dua orang yang bertindak sebagai debt collector internal salah satu perusahaan pembiayaan, yakni Andra Syahputra dan Efransius Tarigan, berusaha menarik sepeda motor milik seorang reporter media massa cetak terbitan Kota Medan, bernama Ligat Sihotang.

Namun karena ada perlawanan dari korban, keduanya memanggil 4 orang rekannya, yakni masing-masing bernama Robert Sembiring, Muhammad Faisal Damanik, Mhd Syahdani dan Sihar Parulian Nainggolan. Mereka kemudian ikut melakukan penarikan.

Ketika melakukan penarikan itu terjadi aksi kekerasan. Dari sana, 6 orang dilaporkan kepada pihak penegak hukum, dan melalui persidangan keenam orang tersebut dinyatakan bersalah.

Upaya hukum berupa banding di tingkat Pengadilan Tinggi (PT) Medan, dan kasasi ke Mahkamah Agung sempat ditempuh oleh para pelaku. Hasilnya, mereka divonis 1 tahun penjara.

Penulis : Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait