Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 Riau Naik Lagi 300 Kasus, Pekanbaru Masih Tertinggi

  • Whatsapp
Ilustrasi

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Riau, kembali melonjak tajam dengan bertambahnya sebanyak 300 kasus positif, dengan total terkonfirmasi sebanyak 10.644 kasus di Riau. Dan kabar baiknya bertambah pasien yang sembuh sebanyak 145 orang, total 6.488 orang sembuh. Sedangkan pasien yang meninggal akibat Covid-19, masih terus bertambah 12 orang, total 241 orang meninggal.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, dari penambahan 300 kasus positif di Riau, lebih dari setengahnya terjadi di Kota Pekanbaru, yakni sebanyak 181 kasus. Selebihnya tersebar di Kabupaten Kota. Dan lagi-lagi penyebaran kasus positif, dari kontak erat kasus positif sebelumnya, dan swab mandiri, yang dijalankan oleh perusahan dan pribadi.

“Pekanbaru masih yang terbanyak penyebaran kasus positif lebih setengahnya. Ada sebanyak 181 kasus positif di Pekanbaru, dan sebanyak 106 kasus positif dari hasil swab mandiri. Sisanya dari kontak erat pasien positif sebelumnya. Total yang positif mencapai 10.637 kasus di Riau,” ujar Mimi.

“Untuk yang suspek juga banyak mencapai 8.236 orang, yang isolasi di Rumah Sakit berjumlah 290 orang. Selesai isolasi berjumlah 30.094 orang, meninggal berjumlah 122 orang. Total Suspek berjumlah 38.742 orang,” kata Mimi lagi.

Untuk pasien yang meninggal dunia di Riau yang mencapai 12 orang, menjadi kasus terbanyak sebelumnya orang yang meninggal akibat Covid-19. Mimi mengatakan, yang meninghal dunia ini rata-rata memiliki riwayat penyakit yang diderita dan usianya diatas 50 tahun. Dan ada bayi juga yang meninggal dunia.

“Ya dari data yang kita terima ada bayi 10 bulan meninggal dunia, warga Pekanbaru. Ada juga pasien yang meninggal akibat dari penyakit penyerta dan juga usianya diatas 50 tahun. Total ada 12 orang meninggal dunia, 4 dari Pekanbaru, 4 dari Kampar, Dumai, Kuansing dan Siak masing-masing 1 orang meninggal dunia akibat Covid-19,” kata Mimi.

 

 

Reporter: Nurmadi

Comments

Pos terkait