Imbau Warga Pekanbaru Patuhi Protokol Kesehatan, Gubri: Fasilitas Kesehatan dan Tenaga Medis di Kota Terbatas

  • Whatsapp
Gubernur Riau Syamsuar.

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Gubernur Riau, Syamsuar, menghimbau kepada masyarakat Riau, terutama Kota Pekanbaru, yang menjadi perhatian Presiden RI, termasuk Pemprov Riau, untuk mematuhi protokol kesehatan. Karena setiap harinya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Riau setiap harinya terus meningkat.

“Ada 12 daerah kasus tinggi Covidnya, oleh karena itulah saya menghimbau kepada masyarakat mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, sekaligus juga menghindari kerumunan, agar tidak jadi terjadinya peningkatan covid di Riau,” kata Gubri, Selasa (13/10).

“Hari ini akan mengadakan rapat bersama Pemko Pekanbaru, sekaligus dengan puskesmas-puskesmas membicarakan secara utuh agar kita tau bagaimana nanti Provinsi membantu Kota Pekanbaru. Untuk tidak meningkat lagi ini adalah bahagian dari perhatian kami yang diingatkan oleh bapak Presiden,” ujar Gubri lagi.

Dijelaskan Gubri, semakin meningkatnya kasus positif di Riau, terutama di Pekanbaru ini, akan berdampak terhadap tidak mencukupiny failitas kesehatan, termasuk tenaga medisnya. Apalagi di Kota Pekanbaru fasilitas kesehatan di Rumah Sakit juga kurang, sehingga tidak memadai dan dikhawatirkan tidak bisa menampung pasian positif yang setiap harinya meningkat.

“Karena itulah kami mohon warga Kota Pekanbaru dukungannya mari kita jaga agar tidak terjadi penularan tinggi karena nanti akan berdampak, terutama adalah fasilitas kesehatan kita yang ada di Kota Pekanbaru ini. Akan terdampak kepada tenaga medis kita. Kita tau tenaga medis kita juga jumlahnya juga terbatas. Dan kita juga tau tenaga medis kita juga banyak yang sakit,” jelasnya.

“Kemudian angka kesembuhan juga belum begitu tinggi, apalagi angka kematian meningkat, setiap hari meningkat. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat Pekanbaru, mari kita dengan cerdas, artinya sekarang ada kegiatan unjuk rasa tolonglah perhatikan ini.

Sebelumnya, diberitakan Kota Pekanbaru, jadi perhatian Presiden RI, Joko Widodo, yang masuk dalam 12 daerah di Indonesia sebagai penyebaran Covid-19 terbanyak, yakni sebanyak 30 persen. Dan menjadi perhatian untuk menjadi prioritas utama dari pemerintah daerah untuk menurunkan kasus penyebaran Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan, penyebaran kasus positif di Kota Pekanbaru, memang sudah menjadi perhatian pihaknya dalam sebulan ini. Dan kali ini langsung disampaikan oleh Presiden. Tak terbendungnya kasus positif yang setiap harinya meningkat di Kota Pekanbaru ini, karena penanganan pasien yang kurang baik oleh pihak Pemko Pekanbaru, terutama dalam menanganu pasien isolasi mandiri.

“Itukan sudah menjadi perhatian karena kasusnya naik, berarti harus melakukan strategi Kota Pekanbaru bagaimana penurunan kasusnya, dan kita kembali akan mengadakan rapat dengan Pemko. Ini Isolasinya mandirinya belum betul, masih banyak dirumah. Isolasi mandirinya masih dirumah, harusnya isolasi mandiri yang telah disiapkan agar tidak berbaur dengan warga yang lain,” tegas Mimi Yuliani Nazir, Senin (12/10).

 

 

Reporter: Nurmadi

Comments

Pos terkait