Perusak Mobil Polantas saat Aksi Tolak RUU Ciptaker Ternyata Bukan Mahasiswa

  • Whatsapp
Peristiwa perusakan mobil Polantas saat aksi demo di Pekanbaru

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Seorang pelaku pengrusakan satu unit mobil patroli milik Polantas saat aksi demonstrasi penolakan pengesahan Rancangan Undang-undang Cipta Kerja di Pekanbaru, berhasil diringkus. Saat aksi, dia mengenakan jaket mirip almamater salah satu perguruan tinggi di Pekanbaru, namun dipastikan dia bukanlah seorang mahasiswa

Pria itu diketahui bernama Guntur. Dia diringkus oleh Tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau.

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto membenarkan penangkapan pelaku pengrusakan kendaraan milik institusi Polri itu. Mobil itu dirusak oleh sekelompok pria saat aksi yang berlangsung pada Kamis (8/10) kemarin.

Pelaku pengrusakan mobil polantas saat aksi unjuk rasa

“Iya, jadi Polda Riau dalam hal ini dari Krimum (Ditreskrimum Polda Riau,red), telah berhasil menangkap salah satu terduga pelaku pengrusakan pada saat terjadi unjuk rasa 8 Oktober kemarin,” ujar Kombes Pol Sunarto, Senin (12/10).

Pria itu diamankan pada Senin dini hari atau sekitar pukul 02.00 WIB. Dia diringkus saat berada di kediamannya.

Saat ini, pelaku telah berada di Mapolda Riau untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. “Saat ini yang bersangkutan masih dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh penyidik,” pungkas mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) itu.

Aksi pengrusakan itu diketahui terjadi di sela-sela aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Riau pada akhir pekan kemarin. Saat itu ada sekelompok pemuda yang merusak mobil patroli milik Polantas.

Mobil tersebut terparkir di kawasan Hotel Tjokro di Jalan Jenderal Sudirman. Sejumlah pemuda tampak mengenakan pakaian seperti almamater perguruan tinggi yang ada di Pekanbaru, salah satu berwana kuning mirip almamater Universitas Lancang Kuning (Unilak).

Rekaman video aksi pengrusakan itu kemudian viral di sejumlah media sosial.

Empat hari berselang, muncul video rekaman pengakuan salah seorang pelaku pengrusakan itu. Dengan memakai stelan baju kaos dilapis jaket warna kuning dan mengenakan topi, pelaku mengaku bernama Guntur.

“Assalamualaikum, nama saya Guntur. Saya adalah orang yang merusak mobil lalu lintas Polda Riau pada saat demo tanggal 8 (Oktober) di depan Hotel Tjokro. Saya bukan mahasiswa Universitas Lancang Kuning,” kata dia di dalam rekaman video yang terima Haluan Riau.

Dia juga menyampaikan permintaan maaf kepada institusi Polri, khususnya jajaran Polda Riau. “Dan saya tidak akan mengulangi perbuatan saya lagi,” tandas dia.

Dalam rekaman video yang berbeda, terlihat detik-detik massa melakukan pengrusakan terhadap mobil milik Polantas tersebut. Termasuk satu pelaku yang sudah berhasil ditangkap.

Mereka dengan membabi buta memecahkan kaca mobil, melempari batu dan memukul dengan kayu. Bahkan massa menggulingkan mobil milik petugas kepolisian tersebut.

Beruntung tidak ada petugas kepolisian yang ada di dalam mobil yang digulingkan oleh massa tersebut. Setelah puas melakukan aksi anarkisnya, massa berlarian ke arah Jalan Jendral Sudirman dan bergabung dengan rekan-rekanya yang lain.

 

 

 

Penulis: Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait