Cegah Aksi Demo Lebih Luas, Gubri Bersama Forkopimda Sosialisaikan UU Cipta Kerja

  • Whatsapp

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Gubernur Riau, Syamsuar, bersama Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Imam Setya Effendi, dan Danrem 031 Brigjen M Syech Ismed, menghimbau kepada masyarakat untuk lebuh teliti dalam mencermati Rancangan Undang-undang Cipta Kerja yang telah diselesiakam oleh DPR RI bersama Pemerintan. Dan Pemprov bersama Polda akan mensosialisasikan isi dari RUU Cipta Kerja, dari 12 item yang menjadi masukan bagi pemerintah.

“Ini bagian dialog mensosialisasikan apa yang berkembang ditengah-tengah, terutama terkait Undang-Undang Cipta Kerja. Tadi difokuskan kepada tenaga kerja dan buruh. Tadi kami bersama Forkopimda sepakat untuk mensosialisasikan isi dari UU Cipta Kerja ini,” kata Gubri, usai mengadakan pertemuan bersama perwakilan Mahasiswa, rektor universitas yang ada di Riau, serta unsur forkopimda.

“Contoh tadi ada 12 pertanyaan mengenai UU Cipta Kerja yang dipersoalkan tenaga kerja dan buruh, dan itu sudah dijelaskan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Riau. Kemudian hal-hal lain akan kita sosialisasi juga. Makanya kita buka dialog ini agar masyarakat juga bisa paham apa isi yang ada dalam UU Cipta Kerja,” jelas Gubri lagi.

Dijelaskan Gubri, dengan telah di sosialisasikannya RUU Cipta kerja ini, masyarakar, buruh, dan mahasiswa, bisa memahami apa yang telah di sepakati antara pemerintah dan DPR RI. Dan Indonesia, terutama di Riau bisa damai. Pada saat pertemuan dengan BEM se Riau, beraama Forkopimda, ada mahasiswa yang tidak hadir, Gubri memakluminya.

“Mudah-mudahan negeri ini dalam suasana aman dan damai. Dan berkaitan dengan UU Cipta Kerja ini akan kita sosialisasi kepada semua masyarakat,” ungkap Gubri. Tadi ada yang hadir, ada juga yang tidak hadir, jadi kita serahkan kepada mereka mungkin pandangannya beda-beda,” jelasnya.

“Tapi jelas dari Dewan juga menyampaikan dewan akan menerima, dan sekaligus menjadikan suasana aman dan damai. Tadi Kapolda juga menyampaikan inikan ada juklaknya, ada Peraturan Pemerintahnya, sebagai pelaksanaannya, jadi ruangangannya masih ada untuk menyampaikan masukan-masukan terhadap pemerintah,” kata Gubri.

Terkait dengan aksi demo yang masih berlangsung, Gubri menghimbau buruh dan mahasiswa bisa menjaga diri untuk keselamatan bersama. Apalagi saat ini di beberapa wilayah Riau, masih dalam pandemi Covid-19. Termsuk Kota Pekanbaru yang masih zona merah, jangan sampai terkadi klaster baru positif Covid-19.

“Himbauan kami tolong jaga negeri ini, apalagi saat ini kasus positif Covid-19 di Riau masih tinggi, terutama di Pekanbaru masih zona merah (resiko penularan tinggi). Kami harapkan saudara kami yang ingin menyampaikan aspirasi hendaknya mematuhi protokol kesehatan, sehingga tidak terjadi klaster baru. Karena 80 persen kasus di Riau merupakan OTG. Sehingga kita harapkan tidak ada lagi yang terpapar Covid-19,” imbau Gubri.

 

 

Reporter: Nurmadi

Comments

Pos terkait