Lima Hari Pelaksanaan Ujian SKB CPNS, 6 Orang Tidak Hadir 1 Orang Terpapar Covid-19

  • Whatsapp
Gubernur Riau, Syamsuar meninjau pelaksanaan ujian SKB CPNS

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Lima hari sudah Pemerintah Provinsi Riau, telah melaksanakan ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negri Sipili (CPNS). Dari 560 peserta yang mengikuti ujian dalam lima hari ini, 6 orang dinyatakan gugur karena tidak hadir. Dan 1 orang tidak hadir karena terpapar Covid-19, dihari pertama pelaksanana ujian CPNS.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan mengatakan, peserta yang tidak hadir dinyatakan gugur dan tidak bisa mengikuti tes selanjutnya. Sedangkan satu orang yang sakit karena covid-19, akan mengikuti ujian susulan.

“Yang tidak hadir sejak hari pertama ada 6 orang, dinyatakan gugur. Dan ada satu peserta yang terkena covid-19, suratnya ada. Dan dia bisa mengikuti ujian susulan, surat ujian susulan sudah disampaikan ke BKN, dan BKN yang akan menetapkannya. Dalam jadwalnya tanggal 9 Oktober di BKN,” kata Ikhwan.

Selama pelaksanaan ujian SKB kata Ikhwan, semua berjalan lancar dengan menggunakan sistem Computer asist test (CAT). Hadil dari ujian peserta langsung keluar. Dari nilai yang keluar di hari pertama tercatat peserta tertinggi nilainya 445, dari peserta apoteker ahli pertama.

“Peserta bisa langsung melihat nolainya langsung keluar, sementara yang tertinggi dihari pertama nilainya 445. Selanjutnya di hari kedua ada yang 420, selanjutnya ada yang nilainya 360, 370. Nanti nilainya akan dikalkulasikan sesuai aturan,” kata Ikhwan.

Sebelumnya, Gubernur Riau, telah meninjau ujian SKB CPNS dilingkungan Pemprov Riau, Senin (5/10), di Unit Pelaksana Teknis (UPT) penilaian kompetensi di Jalan Amal Hamzah, kota Pekanbaru. Menurut Gubri, hasil ujian hanya ada pada diri sendiri, tanpa mengharapkan bantuan orang lain.

“Tidak ada orang yang bisa meluluskan, yang bisa meluluskan adalah kemampuan kita sendiri, kemampuan ada pada anda semua, jadi bukan pertolongan siapapun.
Oleh karena itu, kalau ada nanti orang menawarkan jasa, bohong semuanya, hati-hati nabis duit kalian,” tegas Gubri, kepada peserta ujian SKB.

“Jangan sampai nanti mengasi-ngasi uang dan sebagainya, dari orangtuanya, itu tidak ada gunanya. Tidak ada yang bisa menolong siappun orangnya, kecuali pada diri sendiri,” tegas Gubri lagi.

 

 

Reporter: Nurmadi

Comments

Pos terkait